LDK Peringati 22 Tahun Intifadha

LDK Peringati Intifadha

JAKARTA — Ketua Komite Indonesia untuk Solidaritas Palestina (KISPA), Ferry Nur, berharap rakyat Indonesia terus memelihara kepedulian terhadap nasib dan perjuangan rakyat Palestina. Sebab, rakyat Palestina membutuhkan dukungan umat Islam dalam perjuangannya.

Ferry menyatakan, perjuangan rakyat Palestina terus berlangsung untuk lepas dari penjajahan Israel, termasuk dalam bentuk perlawanan rakyat semesta atau intifadha, yang pada 8 Desember 2009 lalu telah berusia 22 tahun.

”Rakyat Indonesia perlu terus memberikan dukungan baik dalam bentuk dana maupun doa. Segala doa yang dipanjatkan akan memberikan ketegaran bagi rakyat Palestina dalam menjalankan perjuangannya,” kata Ferry di Jakarta, Kamis (10/12).

Menurut Ferry, dukungan rakyat Indonesia terhadap perjuangan rakyat Palestina selama ini telah terlihat jelas. Demikian pula, dengan Pemerintah Indonesia. Namun, ia berharap agar pemerintah bisa lebih banyak melakukan realisasi dukungannya. Jadi, bukan sekadar retorika.

Ferry mengatakan, hal yang kini perlu mendapatkan perhatian adalah desakan kepada Israel untuk membuka perbatasan Raffah. ”Tertutupnya perbatasan ini telah membuat Palestina, khususnya Gaza, seperti penjara besar,” katanya.

Baca lebih lanjut