Ban Ki-Moon :Blokade Israel Jadikan Kondisi Gaza Buruk Sekali

Dome of Rock

Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa, Ban Ki-moon, menemui Menteri Perang Israel, Ehud Barak, di New York, Rabu (24/2). Menurut keterangan Kantor Sekjen PBB, pertemuan tersebut bebeda dengan berbagai pertemuan sebelumnya.

Kali ini Ban menunjukkan sikap yang cukup tegas kepada Menteri Perang Israel itu.

“Kondisi Jalur Gaza tidak dapat ditolerir,” kata Ban mengomentari buruknya kondisi warga Gaza akibat berlanjutnya blokade Israel. Ban juga sangat menyayangkan upaya Israel untuk memasukkan dua tempat ziarah di Tepi Barat dalam list peninggalan bersejarah Israel. Menurutnya, Israel harus mengambil langkah positif menyangkut Jalur Gaza paling tidak memperbolehkan masuknya suplai bahan bangunan untuk kawasan yang porak-poranda akibat serangan Israel.

Tidak hanya itu, Ban menuntut Israel melaksanakan resolusi nomor 1701 dan segera keluar dari seluruh wilayah Lebanon.

Ban mengkritik pelanggaran repetitif pesawat-pesawat tempur rezim Zionis Israel terhadap zona udara Lebanon. Tanpa menyebut secara langsung ancaman Israel terhadap Iran dan negara-negara di kawasan, Ban mengatakan, “Ancaman-ancaman tersebut sangat mengkhawatirkan dan penggunaan kata-kata seperti ini dapat menyulut gejolak regional.(Irb/sbl)

Sumber: Cyber Sabili

Syaikh Qardhawi Kembali Difitnah Ramallah

dakwatuna.com – Tepi Barat, Otoritas Abbas di Ramallah terus melancarkan kampanye negatif terhadap Syaikh Yusuf Qardhawi melalui iklan komersial (reklame) di jalan-jalan kota-kota besar di Tepi Barat. Tujuannya untuk mencela Syaikh Qardhawi di berbagai kota di Tepi Barat. Kampanye ini berada di bawah pengawasan langsung gerakan Fatah dan Kantor Kepresidenan.

Otoritas Abbas di Ramallah mencoba untuk memanfaatkan ketidaktahuan warga mengenai rincian berbagai peristiwa yang berkaitan dengan Syaikh Qardhawi untuk memfitnah beliau di depan orang.

Perusahaan periklanan yang dikelola oleh Tarek Abbas, putra Mahmud Abbas, dalam beberapa hari terakhir, memasang reklame di kota Ramallah dan kota-kota lain di Tepi Barat berupa gambar-gambar Syaikh Qardhawi yang sedang bertemu dengan rabi Yahudi. Tertulis dalam reklame tersebut: “Pertemuan-pertemuan Qardhawi dengan orang-orang Israel”.

Melalui papan reklame tersebut gerakan Fatah dan otoritas Ramallah ingin meyakinkan warga Palestina bahwa Syaikh Qardhawi menemuai orang-orang Israel dan melakukan normalisasi dengan mereka.

Baca lebih lanjut

Lima Pemukim Yahudi Ditahan Karena Serang Masjid

Jerusalem, (tvOne)

Lima pemukim Israel ditahan sehubungan dengan serangan dan pembakaran terhadap sebuah masjid Palestina di Tepi Barat Desember lalu, kata radio militer, Senin (18/1). Ke lima orang itu ditahan dalam satu operasi oleh polisi Israel dan badan keamanan domestik Shin Bet di Yitzhar, satu pangkalan para pemukim garis keras di Tepi Barat bagian utara. Lima orang lainnya yang dicari polisi juga ditahan dalam operasi Ahad malam.

Polisi sebelumnya menahan seorang pemuda berusia 17 tahun dari permukiman Tepi Barat lainnya sehubungan dengan serangan terhadap masjid itu, tetapi ia kemudian dibebaskan. Pada 11 Desember, para penyerang merusak sebuah masjid di Tepi Barat , membakar kitab-kitab suci Muslim dan menulis pesan-pesan kebencian dalam bahasa Yahudi dalam satu serangan yang dituduh dilakukan para warga Yahudi berhaluan keras yang marah pada rencana untuk mengekang pembangun permukiman Yahudi.

Para pemukim Yahudi berhaluan keras juga menyetujui apa yang mereka sebut kebijakan ” kartu harga” berdasarkan itu mereka menyerang warga Palestina, ladang-ladang dan desa-desa mereka,apabila pemerintah Israel melakukan tindakan untuk mengekang pembangun proyek-proyek perumahan.(ANT)

Sumber: tvOne