Tawa Kita, Peluru untuk Mereka

Ponsel putih Mia berdering lagi. “Ya, ya, di Artha Gading 21 jam 3 sore. Jangan telat yah…” Pelajar sebuah SMU swasta Islam ternama di Jakarta Timur ini ingin menonton ‘Wedding Daze’, film terbaru Hollywood yang berkisah tentang percintaan remaja. Jauh hari Mia sudah mencatat hari H di agendanya: Sabtu, 6 Oktober 2007. Kebetulan, sudah libur sekolah.

Sore hari, beberapa menit sebelum waktunya, Mia sudah berkumpul dengan tiga temannya. Walau bersekolah di yayasan Islam, namun mereka tidak akrab dengan jilbab. Maklum, walau sekolah Islam namun sekolahnya itu menganggap jilbab tidak wajib. Padahal asal sekolah itu yang berpusat di Mesir, jilbab merupakan hal yang wajib. Singkat cerita mereka berempat sudah masuk ke dalam bioskop, lengkap dengan popcorn dan softdrink. Lho, bukankah bulan Ramadhan? Mereka berempat mengaku sedang tidak puasa. Internal Affairs. Sholat Maghrib pun kayaknya tidak karena film berjalan dari jam 15.25 hingga 19.15.

Baca lebih lanjut