Pemerintah Bahrain Tolak UU Anti-Israel

Dewan Legislatif Bahrain sedang menyusun draft undang-undang untuk melarang segala bentuk kontak dengan Israel dan akan mengenakan sanksi hukuman penjara selama tiga sampai tujuh tahun bagi siapa saja yang melanggar undang-undang itu nantinya dan denda sebesat 10.000 dinar atau sekitar 27.000 dollar AS.

Selain melarang segala bentuk kontak atau hubungan dengan Israel, dalam draft undang-undang tersebut juga dicantukan larangan menjalin hubungan diplomatik atau membuka kantor perwakilan konsuler baik bagi Bahrain maupun Israel.

Namun draft tersebut tidak mendapat sambutan positif dari pemerintah Bahrain. Dalam rapat konsultasi hari Selasa (27/10), Menteri Komite Konsultasi dan Urusan Parlemen, Abdel Aziz Al-Fadhel di hadapan anggota legislatif mengatakan bahwa draft undang-undang itu merupakan bentuk intervensi lembaga legislatif terhadap lembaga eksekutif.

Baca lebih lanjut