Buku ‘Aku Mau Ayah’

Makna judul pada tulisan ini bukan menunjukkan bahwa seorang anak telah yatim. Tapi, lebih menunjukkan kerinduan seorang anak terhadap peran seorang ayah dalam keseharian mereka. Inilah mungkin ungkapan protes seorang anak terhadap ayahnya.

Protes anak terhadap ayahnya ini dituangkan seorang penulis inspiratif religius, Irwan Rinaldi dalam bukunya yang berjudul ‘Aku Mau Ayah’. Buku saku setebal 210 halaman ini sarat dengan autokritik terhadap sosok ayah dalam kehidupan anak-anaknya.

“Saya prihatin dengan kian minimnya peran ayah dalam keseharian anak-anak mereka. Ketika berangkat, anak-anak belum bangun tidur. Dan, ketika sang ayah pulang, anak-anak sudah tertidur,” ucap Irwan begitu prihatin.

Baca lebih lanjut