Kenakan Kaos “Free Palestine”, Pelajar Prancis Diusir dari Sekolah

Ilustrasi

Seorang pelajar perempuan tahun ke enam sebuah sekolah menengah di Prancis timur mengalami pengusiran dan di skor selama tiga hari, karena mengenakan baju kaos bertulisan “Free Palestine”.

Menurut laporan dari AFP, sekolah “Villefranche Sur Son” mengusir pelajar tersebut atas tuduhan mengkampanyekan kemerdekaan Palestina.

Hal ini terjadi setelah adanya perdebatan antara pelajar perempuan itu dengan guru sejarah yang bergelar profesor di sekolah pada tanggal 29 Januari yang lalu setelah sang profesor meminta pelajar tersebut mengganti kaosnya yang bertuliskan “Free Palestine”.

Sekolah dalam sebuah suratnya kepada ibu dari pelajar tersebut menyatakan bahwa skoring akan diberikan kembali pada si pelajar pada minggu kedua bulan Maret, setelah pelajar itu kembali masuk sekolah setelah liburan musim dingin.

Baca lebih lanjut

Masjid Liberal Belanda di Ambang Kebangkrutan

AMSTERDAM–Masjid Polder di Amsterdam terancam harus gulung tikar karena kekurangan dana. Masjid ini dikenal sebagai pusat kegiatan bagi kelompok Islam liberal di negara tersebut. Untuk bisa bertahan, dalam waktu dua minggu ini pengelola masjid harus mendapatkan uang 50 ribu Euro (sekitar Rp 650 juta), untuk membayar tunggakan sewa gedung.

Masjid Polder dibuka satu setengah tahun yang lalu. Beda dengan masjid-masjid di Belanda mereka membolehkan wanita dan pria sholat berjamaah dalam satu ruangan. Selain itu, Bahasa Belanda dipakai sebagai bahasa pengantar. Saat ini di Belanda, kebanyakan masjid menggunakan Bahasa Arab atau Maroko.

Baca lebih lanjut