MUI Sumenep Kejar Penyebar Buku Lecehkan Islam

Gerbang Masjid Agung Sumenep

SUMENEP–Pimpinan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sumenep, Madura, Jawa Timur, berencana melakukan koordinasi dengan polisi terkait penyebaran buku dan video compact disk (VCD) yang melecehkan ajaran Islam di wilayah tersebut. Ketua MUI Sumenep, KH A Shafraji menjelaskan, Jumat, pihaknya telah menerima laporan dari Pengurus MUI Kecamatan Pasongsongan tentang adanya penyebaran buku dan VCD yang melecehkan ajaran Islam di dua desa, yakni Desa Soddara dan Panaongan.

“Kami sudah mempelajari buku dan rekaman VCD tersebut dan isinya memang melecehkan ajaran Islam. Karena itu, kami akan secepatnya berkoordinasi dengan pimpinan Polres Sumenep,” tuturnya di Sumenep. Fokus koordinasi dengan polisi dijalankannya untuk mencegah hal-hal tak diinginkan sebagai dampak penyebaran buku dan VCD tersebut.

Isi buku dan rekaman VCD itu, dipastikannya, sangat menghina ajaran dan ibadah Islam dan sangat berpeluang membuat marah umat Islam. Saat ini, warga Sumenep bagian utara resah akibat peredaran buku dan VCD tersebut. Kiai Shafraji mengaku prihatin atas masih adanya orang tak bertanggung jawab yang menyebarkan buku dan VCD yang menghina ajaran agama tertentu.

Baca lebih lanjut

Krisis Pangan, Krisis Energi, dan Krisis Keuangan Tidak Ada Apa-apanya!

Oleh A Ilyas Ismail

Sudah sejak lama, disadari atau tidak, kita mengalami krisis keteladanan. Krisis ini sejatinya lebih berbahaya ketimbang krisis pangan, krisis energi, dan krisis keuangan. Berbagai krisis ini timbul justru karena tidak adanya pemimpin yang visioner dan tercerahkan, dalam arti mampu membawa umat kepada kehidupan yang mulia dan sejahtera lahir serta batin.

Kenyataan ini mendorong kita untuk merenungkan kembali posisi dan kedudukan Nabi Muhammad SAW sebagai suri teladan bagi umat manusia. Firman-Nya: ”Sesungguhnya telah ada pada (diri) Rasulullah itu suri teladan yang baik bagimu (yaitu) bagi orang yang mengharap (rahmat) Allah dan (kedatangan) hari kiamat dan dia banyak menyebut Allah.” (QS Al-Ahzab [33]: 21).

Baca lebih lanjut