Lampu Stadion di Abu Dhabi

Membaca tentang lampu Stadion di Abu Dhabi dalam sebuah artikel lama di harian Jawa Pos, saya jadi ingat firman Alloh di dalam Al Qur-an, Surah Al-Isro ayat 27:

إِنَّ الْمُبَذِّرِينَ كَانُواْ إِخْوَانَ الشَّيَاطِينِ وَكَانَ الشَّيْطَانُ لِرَبِّهِ كَفُورًا

“Sesungguhnya pemboros-pemboros itu adalah saudara-saudara setan. Dan setan itu sangat ingkar terhadap Tuhannya.”

Semoga Alloh selalu memberi petunjuk dan pertolongan kepada saudara-saudara kita yang Alloh beri titipan harta.. 😉

Kekuatan Memberi

Oleh KH Didin Hafidhuddin

Allah SWT berfirman dalam QS Al-Lail [92]: 5-10, ”Adapun orang yang memberikan (hartanya di jalan Allah) dan bertakwa, dan membenarkan adanya pahala yang terbaik (surga), maka Kami kelak akan menyiapkan baginya jalan yang mudah. Dan adapun orang yang bakhil dan merasa dirinya cukup, serta mendustakan pahala yang terbaik, maka kelak Kami akan menyiapkan baginya (jalan) yang sukar.”

Tuntunan rabbani di atas secara jelas menggambarkan tentang kekuatan memberi, di samping kekuatan takwa dan keyakinan akan balasan Allah SWT di akhirat nanti, yang akan mendatangkan kemudahan dalam mengatasi berbagai persoalan hidup. Sebaliknya, kebakhilan (keengganan untuk memberi) dan kesombongan, serta sikap dusta pada pahala surga, hanyalah akan menyebabkan kesulitan dalam mengatasi berbagai persoalan kehidupan di dunia dan akhirat nanti.

Ayat tersebut juga mengajarkan bahwa memberi dalam segala bentuknya (seperti memberi harta, ilmu pengetahuan, maupun tenaga) untuk kemaslahatan bersama akan membawa ketenangan dan ketajaman hati serta pikiran. Sehingga, memberi itu akan mengundang keberkahan dan memperbanyak harta maupun ilmu yang sudah dimilikinya.

Baca lebih lanjut