Israel Pasang Alat Sadap di Ruang Rapat PBB

Israel Pasang Alat Sadap di Ruang Rapat PBB

JENEWA–Sebuah Koran Swiss mengungkapkan telah ditemukan banyak alat sadap canggih di ruang musyawarah Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di Jenewa. Para pejabat PBB mengarahkan telunjuknya ke entitas Zionis sebagai pihak yang memasang alat-alat tersebut.

Situs “Arab 48” pada hari Ahad (29/11) mengatakan, surat kabar Swiss “Noya Tceregr Zeitung” menjelaskan bahwa selama pengerjaan pemeliharaan jaringan listrik tiga tahun lalu ditemukan dua alat penyadap canggih di dua ruang pertemuan di markas besar PBB di Jenewa.

Harian ini menyatakan bahwa di kedua ruang pertemuan tersebut diadakan pertemuan Komisi Perlucutan Senjata PBB. Di kedua ruang tersebut juga pernah diadakan pertemuan-pertemuan rahasia untuk mempersiapkan perang melawan Irak pada tahun 2003 dan sidang dengar pendapat dalam kasus pembunuhan Perdana Menteri Libanon Rafik Hariri.

Koran Swiss ini mengatakan bahwa para pekerja pemeliharaan jaringan listrik menemukan listrik kabel, yang membawa mereka ke perangkat elektronik yang terhubung dengan alat penyadap di ruang sebelah.

Setelah itu, para pejabat PBB membentuk sebuah komisi investigasi profesional rahasia yang mengungkap adanya sejumlah alat sadap lain yang dipasang di berbagai perabot di ruang pertemuan, semuanya terhubung dengan dua perangkat elektronik.

Koran Swiss mengutip dari para pejabat senior Perserikatan Bangsa-Bangsa yang menyatakan bahwa Israel adalah pihak yang berdiri di belakang pemasangan alat sadap ini. Menurut prediksi para pakar keamanan PBB di Jenewa, instalasi perangkat ini minimal membutuhkan waktu dua hari.

Berdasarkan prediksi yang yang ada menyebutkan bahwa instalasi tersebut dipasang bekerjasama dengan orang-orang yang bekerja di markas besar PBB. Menurut salah seorang pakar intelijen, “tingkat teknis alat-alat tersebut dan risiko yang terdapat pada instalasi keduanya, menunjukkan bahwa keputusan pemasangan alat-alat sadap tersebut diambil di level tertinggi.”

Menurut laporan, tujuh negara bisa diduga berada di belakang proses pemasangan alat tersebut. Yaitu Amerika Serikat, Perancis, Inggris, Cina, Rusia, Korea Utara, dan Israel.

Koran Swiss mengutip dari tokoh intelijen senior yang mengatakan, “Jika saya diminta untuk memperkirakan negara mana yang melakukannya, saya akan mengatakan: Israel.”

Seorang diplomat Eropa menguatkan pendapat pakar intelijen tersebut dengan mengatakan, “Selama saya masih dikejutkan tingkat informasi yang dipegang oleh delegasi Israel (saya percaya dengan pendapat tersebut).” Sementara itu para diplomat Zionis menyangkal ada hubungan pemasangan alat sadap di markas PBB tersebut dengan entitas Zionis. ip/ahi

Sumber: Republika Online

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s