Manuela-Mirela: Aku Mencintai Muhammad Saw Tanpa Harus Kehilangan Yesus

Manuela-Mirela Tanasecu, perempuan asal Bucharest, Rumania ini terlahir sebagai anak tunggal dari keluarga yang menganut agama Kristen Ortodoks. Meski tidak terlalu relijius, keluarga Mirela percaya akan adanya Tuhan. Mirela mulai mengenal Islam dari seorang da’i asal Tepi Barat, Palestina, Walid Sulaiman yang kemudian menjadi suaminya.

Tapi sebelumnya, ia sudah tertarik dengan Islam setelah berkunjung ke sejumlah negeri Muslim seperti Yordania, Suriah, Iran, Pakistan, Malaysia dan Indonesia. Setelah menikah dengan Walid pada tahun 1991 di Bucharest, Mirela memutuskan menjadi muslimah. Ia mengucapkan dua kalimat syahadat di Iran, saat melakukan kunjungan ke negara itu.

Mirela tertarik dengan Islam karena menurutnya doktrin-doktrin dalam Islam sangat jelas dibandingkan doktrin-doktrin dalam ajaran agama Kristen. Sebagai contoh, doktrin Trinitas yang dinilainya samar-samar, membingungkan dan sulit dipahami. “Doktrin semacam itu tidak ada dalam Islam yang mengajarkan monoteisme absolut,” kata Mirela.

Baca lebih lanjut

Israel Pasang Alat Sadap di Ruang Rapat PBB

Israel Pasang Alat Sadap di Ruang Rapat PBB

JENEWA–Sebuah Koran Swiss mengungkapkan telah ditemukan banyak alat sadap canggih di ruang musyawarah Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di Jenewa. Para pejabat PBB mengarahkan telunjuknya ke entitas Zionis sebagai pihak yang memasang alat-alat tersebut.

Situs “Arab 48” pada hari Ahad (29/11) mengatakan, surat kabar Swiss “Noya Tceregr Zeitung” menjelaskan bahwa selama pengerjaan pemeliharaan jaringan listrik tiga tahun lalu ditemukan dua alat penyadap canggih di dua ruang pertemuan di markas besar PBB di Jenewa.

Harian ini menyatakan bahwa di kedua ruang pertemuan tersebut diadakan pertemuan Komisi Perlucutan Senjata PBB. Di kedua ruang tersebut juga pernah diadakan pertemuan-pertemuan rahasia untuk mempersiapkan perang melawan Irak pada tahun 2003 dan sidang dengar pendapat dalam kasus pembunuhan Perdana Menteri Libanon Rafik Hariri.

Koran Swiss ini mengatakan bahwa para pekerja pemeliharaan jaringan listrik menemukan listrik kabel, yang membawa mereka ke perangkat elektronik yang terhubung dengan alat penyadap di ruang sebelah.

Baca lebih lanjut