Pencegahan HIV/AIDS Bukan dengan Kondom!

JAKARTA–Kebijakan penggunaan kondom dalam menanggulangi penyebaran human immuno virus (HIV) dan acquired immuno deficiency syndrom (AIDS), menuai reaksi penolakan. Pasalnya, hal tersebut justru dinilai akan mendorong perilaku seks bebas, terutama di kalangan generasi muda.

Ketua Umum Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM), Deni Wahyudi Kurniawan, mengatakan, pencegahan penularan virus itu seharusnya dilakukan melalui sex education. Dengan demikian, masyarakat, terutama generasi muda menjadi paham mengenai bahaya dari perilaku seks bebas. ”Jadi yang harus dikedepankan adalah sex education-nya, bukan penggunaan kondomnya,” tegas Deni kepada Republika, Senin (30/11).

Deni mengatakan, sosialisasi penggunaan kondom seharusnya hanya ditujukan pada kelompok masyarakat yang berisiko tinggi tertular HIV/AIDS. Dengan demikian, kebijakan penggunaan kondom akan tepat sasaran.

Dalam rangka memperingati Hari AIDS Sedunia, pemerintah meresmikan Pekan Kondom Nasional (PKN) 2009. Diharapkan, kegiatan tersebut dapat mendukung program penanggulangan HIV dan AIDS untuk mencegah penyebaran virus HIV di Indonesia.

Berdasarkan data Departemen Kesehatan, hingga September 2009, total kasus AIDS yang dilaporkan mencapai 18.442 orang. Dari jumlah tersebut, sebanyak 13.654 pria, 4701 perempuan, dan 87 lainnya tidak diketahui. lis/kpo

Sumber: Republika Online

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s