Hukuman Mati Untuk Enam Muslim Uighur

Pengadilan tingkat menengah kota Urumqi menjatuhkan vonis hukuman mati pada enam orang Muslim Uighur yang diduga terlibat dalam bentrokan dengan etnis Han China di kota Xinjiang yang terjadi bulan Juli lalu. Sedangkan satu orang terdakwa, hanya dikenakan hukuman penjara karena dianggap mau bekerjasama dengan aparat sehingga mereka yang terlibat dalam kerusuhan itu berhasil ditangkap.

Persidangan hari Senin (12/10) dihadiri oleh anggota keluarga yang menjadi diklaim sebagai korban aksi kekerasan yang dilakukan Muslim Ughur itu. Mereka mengaku sangat puas dengan vonis hakim.

Juru bicara pemerintahan regional Xinjiang, Li Jie mengakui, vonis yang dikenakan pada tujuh orang terdakwa bisa menimbulkan reaksi dari komunitas Uighur bahkan aksi kekerasan lagi di Xinjiang. Namun ia tidak menyebutkan langkah antisipasi apa yang akan dilakukan pemerintahan regional.

Baca lebih lanjut