Bantuan Warga Malaysia Disalurkan Lewat ESQ

JAKARTA — Bantuan terhadap korban gempa Sumbar terus mengalir. Bukan hanya dari kalangan pemerintahan, namun lintas masyarakat. Forum Komunikasi Alumni lembaga pelatihan Emotional Spiritual Quotien (FKA ESQ) Indonesia dan Malaysia bahu-membahu mengirimkan bantuan.

‘’Tahap pertama dari alumni ESQ Indonesia telah terkumpul dan disalurkan bantuan uang dan barang senilai Rp 240 juta dan dari alumni Malaysia Rp 165 juta,’’ ungkap Ketua Umum FKA ESQ Internasional, Dr Ary Ginanjar Agustian, Rabu (7/10). Selain memberikan dalam bentuk bantuan fisik berupa uang dan barang, ESQ juga berkomitmen untuk memberikan rehabilitasi mental spiritual pascagempa.

‘’Pengalaman kami di Aceh dan Yogya, korban gempa juga harus diberikan penguatan mental spiritual agar musibah ini semakin menguatkan keimanan dan semangat hidupnya,’’ papar Ary di posko wali kota Padang. Bantuan alumni ESQ Indonesia dan Malaysia juga diberikan lewat Pemprov Sumbar yang langsung diterima oleh Gubernurnya, Gamawan Fauzi. Juga, kepada Universitas Andalas yang fasilitas pendidikannya banyak mengalami kerusakan.

Dato Husamuddin Yakob, koordinator Wilayah FKA ESQ Malaysia yang memimpin tim penyampai bantuan ke Padang, menyatakan, ikatan emosional rakyat Malaysia dan Indonesia sangat kuat. ‘’Apalagi, kami sebagai alumni ESQ telah memiliki ikatan spiritual dan saudara serumpun dari Indonesia. Itulah mengapa hanya dalam dua hari kami membuka semacam dompet amal dan telah terkumpul dana senilai Rp 165 juta,’’ katanya.

Ia menambahkan, bantuan terus mengalir karena Kelompok Media Massa Karangkeraf yang dipimpinnya, membentuk semacam dompet amal khusus untuk korban gempa di Harian Sinar yang terbit di Malaysia dan merupakan salah satu media dari 30 media, yang tergabung dalam kelompok media yang dimilikinya. Karangkeraf adalah kelompok media massa terbesar di Malaysia.

Ringankan mahasiswa
Sementara itu, kalangan perguruan tinggi terkemuka berkomitmen memberikan keringanan biaya kuliah dan membantu kebutuhan hidup para mahasiswa asal Bumi Minang, yang keluarganya menjadi korban gempa Sumbar. Komitmen bantuan ini, antara lain, diberikan Universitas Indonesia (UI), Institut Pertanian Bogor (IPB), dan Institut Teknologi Bandung (ITB).

UI tengah mendata mahasiswa yang akan menerima bantuan gempa tersebut. ‘’Yang keluarganya menjadi korban gempa pasti dapat bantuan,’’ kata Rektor UI, Gumilar Rusliwa Somantri, kepada Republika, Rabu (7/10), di sela-sela pengukuhan tiga guru besar Fakultas Teknik UI. IPB juga menyatakan akan memberikan bantuan terhadap biaya hidup maupun biaya pendidikan mahasiswa asal Minang. ‘’Supaya mereka bisa tetap kuliah,’’ ujar wakil kepala LPPM IPB, Prastowo.c13/c06/kie

Sumber: Republika Online

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s