Aurat Menurut Jawa Pos?

Saya merasa sedikit tergelitik setelah baca artikel di halaman Sportivo (halaman olahraga) harian Jawa Pos (di Jakarta namanya Indo Pos) edisi Sabtu, 20 Juni 2009. Artikel itu judulnya “Fordsburg, Kawasan Muslim di Johannesburg, Afsel: Makanan Bersertifikat Halal, Wanita Berjilbab Dihormati“.

Tadinya saya cuman pengen baca-baca berita olahraga terkini, termasuk bagaimana tim nasional sepakbola Mesir bisa menang lawan juara dunia Italia di ajang Piala Konfederasi 2009, Afrika Selatan (Afsel). Seneng banget waktu baca berita (kekalahan Italia) itu, hehehe😀. Tapi tiba-tiba pandangan saya tertuju pada artikel di bagian bawah halaman, tentang kawasan Muslim di Johannesburg itu tadi. Pikir saya, kok tumben-tumbennya Jawa Pos yang saya tahu berhaluan liberal ini memuat artikel bernuansa Islami. Jangan-jangan……. Ah, kok jadi su-uzhon (buruk sangka) duluan! Akhirnya saya baca aja dulu artikelnya, baru komentar belakangan.

Selesai baca, saya bisa simpulkan bahwa secara umum artikel itu memang membahas toleransi antarumat beragama di Afsel. Tapi ada satu paragraf yang menurut saya amat sangat mengganggu. Paragraf itu bunyinya begini:
“Sedangkan kaum muslimah mayoritas memakai jilbab yasng menutupi rambut hingga badan. Ada juga kaum hawa yang tidak mengenakan jilbab, tapi tetap berpakaian yang menutupi aurat. Mereka berbaur dengan warga pribumi yang non muslim.”

Nah, ternyata memang benar.. Jawa Pos masih konsisten dengan paham dan misi liberalisme yang mereka bawa. Kita yang orang awam ini mungkin langsung mengerutkan dahi setelah baca artikel tadi. Beberapa pertanyaan mungkin muncul: “Lho, katanya ngga pake jilbab, kok dibilang nutup aurat sih?“. Atau, “Terus gimana definisi aurat yang benar menurut Anda, Mas JawaPos???“. Atau malah, “Oooh, ternyata sekarang jilbab udah ngga wajib lagi yah!” Na’uudzu billaah min dzaalik. Kita berlindung kepada Alloh dari yang semacam itu.

Kita (termasuk saya sendiri), para konsumen media, sudah selayaknya hati-hati terhadap paham-paham seperti liberalisme ini, yang disebarkan untuk menggerogoti iman dan aqidah kaum Muslimin dari dalam. Parahnya, berita, artikel, atau tulisan tentang paham-paham seperti ini tersebar banyak sekali melalui media massa di sekitar kita. Baik itu koran, majalah, televisi, maupun Internet. Jangan sampai kita terkecoh dengan banyaknya oplah/pembaca sebuah koran/majalah, banyaknya pendengar sebuah stasiun radio, atau banyaknya pemirsa sebuah stasiun televisi. Alloh sudah anugerahi kita otak untuk berpikir dan mencerna, bukan cuma menelan mentah-mentah apa yang disajikan pada kita. Yuk, kita perluas wawasan tentang agama Islam yang sebenarnya, bukan seperti yang didengungkan oleh dunia Barat (AS & Eropa) dan para penganut mereka.

Semoga Alloh memberi kemudahan kepada kita untuk menggapai ridloNya. Aamiin..😉

Walloohu a’lamu bish-showaab (Alloh lebih mengetahui perkara yang benar).

3 thoughts on “Aurat Menurut Jawa Pos?

  1. Walloohu a’lamu bish-showaab
    pandangan liberal memang seringkali menyesatkan.
    tp saya jg ingin mengomentari mas fariz
    yang saya pahami dari kamus, jilbab itu memang bukan kerudung tp pakaian longgar tidak berpotongan yang menutupi seluruh tubuh. dalam bahasa kita dikenal dg istilah jubah/daster. jilbab dipake diatas pakaian sehari-hari saat seorang muslimah keluar rumah. klo kerudung itu bahasa arabnya khimar.jd,untuk nutup aurat muslimah gak harus pake jilbab. tapi klo keluar rumah, baru deh…wajib tuh

    • Terima kasih atas komentarnya, Sdr. Bandulan..
      Iya memang, definisi yang Anda kemukakan itu benar.
      Yang disebut jilbab itu semacam “baju kurung”. Sedangkan penutup kepala itu khimar.
      Tapi di artikel Jawa Pos itu sepertinya konteksnya si perempuan sedang berada di luar rumah🙂
      Mohon maaf karena saya lupa lampirkan artikel aslinya. Kalau ingin baca artikel aslinya, silakan klik DI SINI.
      Semoga bermanfa’at😉

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s