Faras, Bocah Gaza yang Tewas Akibat Embargo

Channel Televisi Al Jazeera pada Rabu sore kemarin memberitakan laporan reporternya dari Jalur Gaza. Ia memberitakan meningkatnya angka korban di Gaza akibat blokade yang berkepanjangan di wilayah itu. Satu diantaranya menimpa sebuah keluarga kecil di Gaza, putra semata wayang mereka yang baru berusia 2 tahun harus mengakhiri hidupnya setelah berjuang melawan sakit, nyawanya pun berakhir di ujung ketatnya pemberlakuan embargo tehadap negeri kelahirannya. Faras nama bocah mungil itu, lahir dari orang tua bernama As’ad dan Amal. Sejak lahir jantung Faras menderita cacat bawaan. Ia pun cukup lama mendapat perawatan dari rumah sakit di Gaza, bahkan lebih lama dari keberadaannya di tengah dekapan kedua orang tuanya. Secara peralatan medis, rumah sakit yang ditempati Faras memang sangat terbatas, namun para dokter tetap berusaha keras menyelamatkan dirinya. Baca lebih lanjut