Partai Islam Harus Membenahi Diri

Image
Apabila partai Islam dimaknai sebagian orang adalah harga mati. Pertanyaannya mengapa capres yang diusung oleh partai Islam bukanlah harga mati? Karena partai Islam sama sekali tidak ada yang menghadirkan mengusung capres sendiri. Masih perlukah partai Islam? Mengapa mereka tidak melakukan komunikasi politik dengan partai islam yang lain? Berikut petikan wawancara Sabili dengan Sekjen Partai Bulan Bintang, Sahar L Hasan ketika ditemui disela-sela rapat internal PBB.Inilah petikannya:

Kenapa tidak mengusung capres dari partai Islam?

PBB tidak mengusung capres karena suara kita belum signifikan, sehingga tetap mengajukan ke Demokrat. Karena PPP, PKS tidak mengusung capres sebagai presiden. Seperti PKS sendiri akan mengusung presiden apabila mencapai 20%, sedangkan PPP hanya 5 %. Sehingga terpatahkan oleh idealisme.

Masih perlukah partai Islam?

Partai Islam tetap perlu. Sebagai elemen terbesar umat Islam Indonesia. Perlu wadah politik untuk menampung aspirasi umat Islam terutama kebijakan Negara terutama pembuatan UU Negara. Kita sesuai dengan konstitusi kita dapat ikut pemilu. Kita akan membenahi diri.

Mungkinkah PBB bergeser?

Insya Allah PBB akan tetap menjadi partai kanan.

Bukankah diperlukan idealisme yang kuat untuk menghadirkan syariat Islam?

Dalam perspektif kita, orang, partai diperlukan istiqomah. Dalam satu masa tertentu tidak boleh ke kiri atau ke kanan. Tidak boleh juga geser kekiri atau ke kanan meskipun untuk syiasyah. Tapi Kalau memang mereka punya pandangan serperti itu wallahu ‘alam bissawwab. Yang jelas Allah mengajurkan kita untuk istiqomah. Dalam nilai-nilai kebenaran, menjaga kebenaran. Bukan menjadi gerhana berperilaku.

Kalau untuk siasat seperti apa?

Kalau untuk menarik suara saja, tidak mesti begitu. Mestinya setiap partai Islam, orang Islam harus menunjukkan sikap dan perilaku untuk memberikan kesejahteraan.“Apabila orang melakukan kebaikan, kebaikan untuk kamu sendiri, tapi kalau untuk menebar kejahatan. Kejahatan itu akan kembali pada dirimu sendiri.”
Dalam Islam dituntut. kalau melakukan ketidakbaikan melakukan perbaikan. Kebaikan itu akan kembali pada dirimu sendiri.

Sumber: Cyber Sabili

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s