AS Membuat Al Quran Palsu di Timur Tengah

Al Quran palsu baru saja beredar di Timur Tengah. Qur’an palsu ini dicetak oleh dua perusahaan Amerika dengan embel-embel “True Furqon” atau Furqonul Haq.

Al Qur’an yang telah bertahan lebih dari 1400 tahun keasliannya, seperti yang kita tahu, adalah kitab suci umat Islam. Berbeda dengan Bibel umat Kristen, Qur’an tdaik punya versi apapun, walaupun dalam berbagai terjemahan, termasuk Al Qur’an yang diterjemahkan oleh para orientalis. Yang dimaksud kaum Orientalis di sini adalah para ilmuwan Kristen yang mempelajari Islam dan Qur’an, dengan niat untuk menjatuhkannya.

Qur’an dan terjemahannya yang beredar selama ini mempunyai 114 surat atau bagian, sedangkan True Furqon yang diklaim sebagai “Al Qur’an Abad 21” hanya mempunyai 77 surat, termasuk surat “Al-Fathihah, Al-Jana dan Al-Injil.”

Surat-surat di dalam True Furqon tidak dimulai dengan “Bismillah” sebagaimana Al qur’an kecuali surat tertentu. Yang ada setiap surat dimulai dengan kepercayaan Kristen menyangkut konsep Trinitas. Al Qurqan mempunyai 366 halaman yang memakai huruf Arab dan terjemahan, untuk saat ini, bahasa Inggris. True Furqon juga banyak bertentangan dengan kepercayaan Islam. Salat satu ayatnya bahkan menyatakan bahwa poligami dilarang, perceraian diharamkan dan memuat pembolehan sistem perbankan.

True Furqon yang dijual dengan harga $3 AS mengatakan bahwa jihad sebagai sesuatu yang haram dan dilarang. Yang paling membuat heboh adalah hal ini ditemukan oleh MILF (Moro Islamic Liberation Front). Jadi kemana saja bangsa Arab selama ini? (sa/mb)

Sumber: eramuslim

Dunia Islam Korban Kampanye Busuk Israel

Di Washington, berkumpul ribuan tokoh Yahudi, dari seluruh penjuru AS. Ada presiden, gubernur, senator dan anggota kongres, dan bahkan menurut berita yang ada, separuh anggota Kongres ikut hadhir di Konferensi AIPAC (The American Israel Public Affairs Committee). Tak kurang Presiden AS Barack Obama, Wakil Presiden AS Joseph Biden, Menlu Hallary Clinton, Presiden Israel Shimon Perez, Perdana Menteri Israel Benyamin Netanyahu (melalui teleconferences), Menlu Israel Avigdor Lieberman, mantan Menlu Israel Tzipi Livni, serta sejumlah tokoh Zionis lainnya, ikut hadhir dalam konferensi itu.

AIPAC tak lain, kumpulan para tokoh Yahudi di AS, yang mempunyai kepentingan kepada pemeritahan di Washington, tujuannya agar siapapun yang berkuasa di Gedung Putih, Capitol Hill, dan Pentagon, selalu berpihak dan mendukung Israel.

Baca lebih lanjut