(Gambar Cover Novel) Komentar Taufiq Ismail, sastrawan: “Setelah wajah pesantren dicoreng-moreng dalam film Perempuan Berkalung Sorban, novel Adian Husaini ini berhasil menampilkan wajah pesantren sebagai lembaga pendidikan Islam yang ideal dan tokoh-tokoh pesantren yang berwawasan luas, sekaligus gigih dalam membendung gelombang liberalism.” Bisa dikatakan, ini bukan Novel biasa! Novel ini sarat dengan pergulatan pemikiran tingkat [...]
Tulisan terkirim dikaitan (tagged) ‘Pesantren’
KEMI: CINTA KEBEBASAN YANG TERSESAT (Novel Perdana Dr. Adian Husaini)
Diposkan dalam Novel, Pemikiran, Label Adian Husaini, INSISTS, Kemi, Liberalisme, Novel, Perempuan Berkalung Sorban, Pesantren, Taufiq Ismail pada 03/10/2010 | Tinggalkan sebuah Komentar »
Tidak Pada Tempatnya Melecehkan Syiar Agama
Diposkan dalam Indonesia Kita, Label Bahtsul Masa-il, Menteri Pemberdayaan Perempuan, Meutia Hatta, Muinudinillah, NU, Ojek, Pesantren, Prewedding, Rebonding, Universitas Muhammadiyah Surakarta pada 21/01/2010 | Tinggalkan sebuah Komentar »
Silahkan menolak fatwa, namun jika sudah melecehkan wibawa ulama, jelas itu melecehkan syiar Islam, ujar pakar syariah. Hidayatullah.com – Ungkapan mantan Menteri Pemberdayaan Perempuan Meutia Hatta yang dikutip media massa menyangkut fatwa rebonding terus mendapatkan tanggapan. Pakar hukum syariah dari Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Dr Muinudinillah, MA mengatakan, kritikan putri proklamator itu tidak tepat dan [...]
Menag: Pesantren adalah Benteng Umat Islam
Diposkan dalam Indonesia Kita, Label HAM, Mahkamah Agung, Menteri Agama, Pesantren, Suryadharma Ali pada 20/01/2010 | 2 Komentar »
Menteri Agama Suryadharma Ali SERANG–Menteri Agama Suryadharma Ali menegaskan bahwa sistem pendidikan di pondok pesantren adalah sistem pendidikan yang sangat bagus. ”Ponpes adalah bentengnya umat Islam. Pondok pesantren adalah bentengnya ajaran Islam,” tegas Menag dalam sambutannya pada Milad ke-42 Pondok Pesantren Daar El Qolam, Serang, Rabu (20/1). Menag berharap bahwa alumni-alumni pesantren yang nantinya bisa [...]
Modus Fulus Menaklukkan Pesantren
Diposkan dalam Indonesia Kita, Internasional, Label Australia, Departemen Agama, Liberalisme, Pesantren pada 28/10/2009 | Tinggalkan sebuah Komentar »
Dengan fulus, Barat terus melancarkan modusnya untuk menjinakkan pesantren di Indonesia. Melalui lembaga donor asing, kucuran dana terus digelontorkan. Depag pun menjadi makelarnya. Targetnya, mengubah kurikulum pendidikan Islam seluruh pesantren. Dana asing terus digelontorkan ke 500 pesantren dan madrasah. Satu-satunya pondok pesantren di Jawa Timur yang menolak bantuan asing (Australia) itu adalah Pondok Pesantren (PP) [...]
Bentengi Pesantren dari Bahaya Sepilis! (2)
Diposkan dalam Indonesia Kita, Label Adian Husaini, IAIN, JIL, Liberalisme, Pesantren, Sekulerisme pada 21/03/2009 | 4 Komentar »
BKsPPI Tolak Buku Liberal.Inilah tragedi keilmuan di lembaga pendidikan Islam, khususnya di pesantren.Oleh: Adhes Satria Jakarta- Menurut Adian Husaini saat menyampaikan makalahnya yang berjudul “Bahaya Liberalisasi Pendidikan Islam”, banyak yang tidak menyadari, bahwa sejak beberapa puluh tahun lalu, telah dilakukan proses liberalisasi pendidikan Islam secara sistematis melalui sistem perubahan metode studi Islam di Perguruan Tinggi [...]
Bentengi Pesantren dari Bahaya Sepilis! (1)
Diposkan dalam Indonesia Kita, Label Adian Husaini, JIL, Komaruddin Hidayat, Liberalisme, Nurcholish Madjid, Paramadina, Pesantren pada 21/03/2009 | Tinggalkan sebuah Komentar »
Waspadai LSM berkedok Islam. Ada LSM lokal dengan dana asing yang sangat aktif menyebarkan paham Pluralisme Agama dan kesetaraan gender di pondok-pondok pesantren Oleh: Adhes Satria Jakarta- Bahaya tengah mengancam pesantren dan perguruan tinggi Islam. Bak virus mematikan, Sekularisme, Pluralisme dan Liberalismei menyusup ke dalam tubuh pesantren dengan dalih pencerahan dan peningkatan wawasan keagamaan, budaya [...]
Kritik Pesantren Sidogiri terhadap Quraish Shihab
Diposkan dalam Indonesia Kita, Label Adian Husaini, Pesantren, Quraish Shihab, Syiah pada 24/03/2008 | 1 Komentar »
Oleh: Adian Husaini Belum lama ini saya menerima kiriman berupa sebuah buku terbitan Pondok Pesantren Sidogiri, Pasuruan, Jawa Timur. Judulnya cukup panjang: ”Mungkinkah Sunnah-Syiah dalam Ukhuwah? Jawaban atas Buku Dr. Quraish Shihab (Sunnah-Syiah Bergandengan Tangan! Mungkinkah?)” Penulisnya adalah Tim Penulis Buku Pustaka SIDOGIRI, Pondok Pesantren Sidogiri, yang dipimpin seorang anak muda bernama Ahmad Qusyairi Ismail. [...]
