<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Islam Kita Semua</title>
	<atom:link href="https://islamkitasemua.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://islamkitasemua.wordpress.com</link>
	<description>Sebagai rohmat bagi alam semesta</description>
	<lastBuildDate>Mon, 16 Jan 2012 13:04:23 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='islamkitasemua.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>https://s-ssl.wordpress.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Islam Kita Semua</title>
		<link>https://islamkitasemua.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="https://islamkitasemua.wordpress.com/osd.xml" title="Islam Kita Semua" />
	<atom:link rel='hub' href='https://islamkitasemua.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Di Mana Jilbabmu, Saudariku?</title>
		<link>https://islamkitasemua.wordpress.com/2012/01/16/di-mana-jilbabmu-saudariku/</link>
		<comments>https://islamkitasemua.wordpress.com/2012/01/16/di-mana-jilbabmu-saudariku/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 16 Jan 2012 13:04:14 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Fariz Andri Bakhtiar</dc:creator>
				<category><![CDATA[Akhlaq]]></category>
		<category><![CDATA[Budaya]]></category>
		<category><![CDATA[Fiqih]]></category>
		<category><![CDATA[Muhasabah]]></category>
		<category><![CDATA[Muslimah]]></category>
		<category><![CDATA[Aurat]]></category>
		<category><![CDATA[Jilbab]]></category>
		<category><![CDATA[Kampus]]></category>
		<category><![CDATA[Kerudung]]></category>
		<category><![CDATA[Pemikiran]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://islamkitasemua.wordpress.com/?p=1153</guid>
		<description><![CDATA[Oleh: Tri Susio R. Pake baju apa ya hari ini? Begitu kira-kira yang terlintas otomatis di pikiran kita setiap hari. Lintasan pertanyaan seperti itu mungkin bukan hanya bagi mereka yang mementingkan penampilan saja, bagi yang sembrono sekalipun. Perbedaannya hanya pada pilihan yang dibuat. Yang dandy akan selalu tampil rapi, matching, dengan padu padan yang pas [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=islamkitasemua.wordpress.com&amp;blog=7483254&amp;post=1153&amp;subd=islamkitasemua&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Oleh: <strong><a href="http://www.facebook.com/profile.php?id=1663642940">Tri Susio R.</a></strong></p>
<p><a title="Dimana Jilbabmu, Saudariku?" href="http://www.fimadani.com/dimana-jilbabmu-saudariku/" rel="bookmark"><img src="http://an-naba.com/wp-content/uploads/2010/04/6349-tn-flower-sky.jpg" alt="Dimana Jilbabmu, Saudariku?" width="403" height="245" /></a></p>
<p>Pake baju apa ya hari ini? Begitu kira-kira yang terlintas otomatis di pikiran kita setiap hari. Lintasan pertanyaan seperti itu mungkin bukan hanya bagi mereka yang mementingkan penampilan saja, bagi yang <em>sembrono</em> sekalipun. Perbedaannya hanya pada pilihan yang dibuat. Yang <em>dandy</em> akan selalu tampil rapi, matching, dengan padu padan yang pas dan sempurna. Sedang yang lain mungkin tidak terlalu peduli.</p>
<p>Pakaian, sedikit banyak akan menggambarkan identitas pemakainya. Seperti apa seseorang akan nampak tercermin dari pakaian yang melekat di tubuhnya meski tidak mewakili keseluruhan. Namun itulah yang akan dinilai pertama kali oleh orang yang melihat. Terlebih lagi untuk seorang muslimah. Memilih baju tentu bukan sekedar yang disuka. Ada norma kepantasan mutlak yang dituntunkan, langsung dari langit.</p>
<blockquote><p><em><span id="more-1153"></span>“Katakanlah kepada wanita yang beriman: “Hendaklah mereka menahan pandangannya, dan kemaluannya, dan janganlah mereka menampakkan perhiasannya, kecuali yang (biasa) nampak dari padanya. Dan hendaklah mereka menutupkan kain kudung kedadanya, dan janganlah menampakkan perhiasannya kecuali kepada suami mereka, atau ayah mereka, atau ayah suami mereka, atau putera-putera mereka, atau putera-putera suami mereka, atau saudara-saudara laki-laki mereka, atau putera-putera saudara lelaki mereka, atau putera-putera saudara perempuan mereka, atau wanita-wanita islam, atau budak-budak yang mereka miliki, atau pelayan-pelayan laki-laki yang tidak mempunyai keinginan (terhadap wanita) atau anak-anak yang belum mengerti tentang aurat wanita..” </em>(QS. An-Nuur : 31).<em></em></p></blockquote>
<p>Saat ini memang tak lagi seperti era tahun 80-an atau awal 90-an. Dimana berkerudung menjadi sebuah perjuangan yang sangat berat. Ditentang, dipersulit, didiskriminasi. Jaman sudah berubah, sekarang telah ada begitu banyak kemudahan. Tak perlu lagi khawatir ancaman guru untuk tidak memasang foto berkerudung di ijazah. Tak perlu khawatir tidak lolos wawancara kerja karena berjilbab.</p>
<p>Alhamdulillah, semua serba mudah. Bahkan berjilbab pun tidak lagi menjadi ancaman penghalang untuk berpenampilan modis. Ada banyak pilihan model, warna, dan gaya, sehingga muslimah tidak perlu takut terlihat jadul dan ngga gaul.</p>
<p>Namun, amat disayangkan, segala kemudahan itu tidak kemudian dibarengi dengan penanaman pemahaman yang benar. Jilbab yang fitrahnya sebagai penutup aurat, malahan diselewengkan hanya sekedar sebagai ‘alat’ pemercantik diri. Berapa banyak saudari kita yang berjilbab namun penampilannya masih tak kalah seksi dengan para penyanyi dangdut? MasyaAllah.. Atas nama mode, ukuran syar’i telah dipangkas dan dimodifikasi. Sehingga muslimah sekarang cenderung bukan berjilbab, namun sekedar ‘menutup kepala’.</p>
<p>Dalam hal ini, saya tidak dapat menyalahkan, meskipun juga tidak membenarkan. Saat ini godaan untuk tidak berjilbab begitu luar biasa. Pun bahkan hanya untuk berkerudung yang sekedarnya. Perang pemikiran yang dilakukan musuh-musuh Islam sudah demikian hebatnya. Banyak sekali cara yang dilakukan oleh pihak yang sangat tidak ingin Islam menjadi jalan hidup umatnya.</p>
<p>Proses cuci otak itu berlangsung demikian terstruktur dan halus. Hingga sebagian besar muslimah termasuk yang ada di negeri ini, bahkan tidak sadar bahwa berjilbab itu adalah suatu kewajiban syariat. Sebagaimana wajibnya shalat lima waktu, puasa Ramadhan, dan kewajiban-kewajiban lain yang melekat dalam Islam. Karena Islam itu integral. Menyeluruh. <em>Syamil wa mutakamil.</em></p>
<blockquote><p><em>“Hai orang-orang yang beriman! masuklah ke dalam islam secara keseluruhan, dan janganlah kamu ikuti langkah-langkah syetan. Sungguh, ia musuh yang nyata bagimu.”</em> (QS. Al-Baqarah : 208)</p></blockquote>
<p>Bagi beberapa orang, pilihan untuk berjilbab mungkin sesuatu yang mudah, karena bisa jadi sudah dibiasakan dan dipahamkan oleh orang tua sejak kecil. Namun bagi sebagian lainnya, untuk memutuskan berjilbab dibutuhkan keberanian dan perjuangan yang berat. Ada begitu banyak pertimbangan, terlebih pandangan bahwa merasa dirinya belum baik, sehingga belum pantas berjilbab. Satu pemahaman yang sengaja dihembuskan agar kita ragu-ragu. Agar kita menunda untuk berjilbab. Padahal sungguh, setiap muslimah itu memang sudah sepantasnya berjilbab. Karena berjilbab itu adalah bentuk penghormatan yang diberikan Allah kepada kita. Yang tidak diberikan kepada wanita manapun selain kita. Ya, hanya kita. Karena kita makhluk spesial.</p>
<p>Salah satu lingkungan yang dapat mendukung proses berjilbab adalah kampus. Pada beberapa kampus, dakwah bisa begitu berkembang dengan mudah. Di lingkungan kampus yang cenderung homogen, sosialisasi untuk berpakaian syar’i dilakukan terus-menerus. Baik melalui kajian-kajian ataupun melalui pendekatan personal. Sehingga peningkatan pemahaman sekaligus keistiqomahan itu tidak terlalu sulit untuk dipertahankan para aktivis dakwah di dalamnya akan selalu siap untuk saling mendukung dan mengingatkan.</p>
<p>Satu hal kecil, seperti lupa memakai kaos kaki setelah wudhu akan segera membuat rekan-rekan seperjuangan mengernyitkan keningnya sehingga yang terlupa segera tersadar. Namun selepas dari kampus, ketiadaan rekan dan partner dalam kebaikan bisa jadi sangat berperan untuk menggoyahkan keistiqomahan. Sehingga terkadang tidak lagi dianggap sebagai hal yang aneh ketika kemantapan untuk berpakaian syar’i menjadi timbul tenggelam. Bahkan kemudian padam.</p>
<p>Sebenarnya urusan pakaian ini tidak lagi layak untuk diperbincangkan bagi mereka yang telah mengerti dan telah diberi pemahaman ilmu syar’i yang mencukupi. Allah sudah begitu jelas memberikan batasan, bagian mana yang harus ditutup, bagian mana yang boleh diperlihatkan. Semua sudah jelas. Namun, tidak dapat dihindari masih ada beberapa rekan kita yang dulu terlihat begitu anggun dengan jilbab yang berkibar-kibar kemudian melepaskan satu-persatu atribut kemuslimahannya. Mengecilkan ukuran jilbabnya sampai batas tidak syar’i dan kembali pada penampilan yang sama seperti sebelum paham tentang batasan menutup aurat.</p>
<p>Memang ada yang berpendapat, meskipun jilbabnya kecil asal tetap syar’i tidak apa-apa, toh dalam berda’wah kita memang harus berbaur, agar tidak dipandang fanatik dan akhirnya menjauhkan kita dari objek da’wah. Baiklah, ketika niatnya dan kondisinya seperti itu, semoga Allah senantiasa memberikan kemudahan baginya dan usahanya dalam berdakwah. Namun bagi yang kemudian hanya (asal) tetap berkerudung, waduh!!</p>
<p>Dengan tidak menanggalkan prasangka baik, saya pikir tindakan tersebut tidak serta-merta dapat dimaklumi. Bagi mereka yang baru berhijab, mungkin tidak apa-apa, karena pemahamannya belum utuh dan perbaikan serta peningkatan itu akan terus berlanjut, Insya Allah. Namun untuk para aktivis da’wah, rasanya kok menyedihkan. Dimana <em>ghirah</em> yang dulu senantiasa meletup, dimana janji-janjinya untuk senantiasa setia memegang agama?</p>
<p>Masa-masa dakwah di kampus idealnya dapat membekali seluruh aktivis dan kadernya minimal untuk dapat bertahan ketika terpaksa sendiri di dunia luar. Atau lebih jauh membuat mereka mampu, tidak hanya untuk bertahan tapi juga mewarnai lingkungan sekitarnya. Ibaratnya seperti tanaman, di kampus adalah waktu dimana benih ditanam ke dalam <em>polly bag, </em>ditempatkan di bawah tempat teduh, diberi air dan pupuk dengan takaran yang sesuai. Cukup untuk membuatnya dapat ditanam di tanah yang sebenarnya, tumbuh membesar, berbuah atau kalau tidak berbuah setidaknya membuat tempatnya tumbuh menjadi teduh dan sejuk.</p>
<p>Saya tidak sedang menghakimi. Tidak, sekali-kali tidak. Saya hanya sedang bertanya-tanya, apa yang salah? Dimana yang salah? Kefuturan saudari seperjuangan tetap saja menggores luka di hati. Meskipun sudah merupakan sunatullah, ketika ada yang datang dan pasti ada yang pergi.</p>
<p>Yah, pastinya ukuran jilbab dan cara berpakaian tidak dapat digunakan untuk mengukur kadar keimanan seseorang, tidak dapat menunjukkan kedudukan mereka di sisi Allah. Bisa jadi Allah menganugerahkan kebaikan yang besar untuk mereka, bahkan sangat mungkin jiwa mereka lebih mulia daripada akhwat yang jilbabnya melambai-lambai saking besarnya. Namun sembari tidak berhenti berdoa dan berharap mereka akan kembali, saya hanya dapat menyerahkan pilihan tersebut ke tangan mereka. Karena bagaimanapun inginnya saya, diri mereka tetaplah milik mereka. Sedang hati mereka ada dalam genggaman-Nya.</p>
<p>Maka hanya doa tulus yang bisa saya panjatkan, agar Ia berkenan mengembalikan hidayah yang pernah bersemayam indah dalam dada saudari saya semuanya. Kita memang punya hak memilih Saudariku, namun kita pasti akan dimintai pertanggungjawaban atas pilihan-pilihan itu kelak di hadapan-Nya</p>
<blockquote><p><em> </em><em>‘Maka Dia mengilhamkan kepada jiwa (jalan) kejahatan dan ketakwaannya. Sungguh beruntung orang yang menyucikannya (jiwa itu), dan sungguh rugi orang yang mengotorinya.”</em> (QS. Asy-Syams : 8-10)</p></blockquote>
<p style="text-align:right;"><strong><a href="http://www.facebook.com/profile.php?id=1663642940">Tri Susio R.</a></strong>, Jakarta</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/islamkitasemua.wordpress.com/1153/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/islamkitasemua.wordpress.com/1153/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/islamkitasemua.wordpress.com/1153/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/islamkitasemua.wordpress.com/1153/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/islamkitasemua.wordpress.com/1153/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/islamkitasemua.wordpress.com/1153/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/islamkitasemua.wordpress.com/1153/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/islamkitasemua.wordpress.com/1153/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/islamkitasemua.wordpress.com/1153/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/islamkitasemua.wordpress.com/1153/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/islamkitasemua.wordpress.com/1153/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/islamkitasemua.wordpress.com/1153/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/islamkitasemua.wordpress.com/1153/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/islamkitasemua.wordpress.com/1153/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=islamkitasemua.wordpress.com&amp;blog=7483254&amp;post=1153&amp;subd=islamkitasemua&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>https://islamkitasemua.wordpress.com/2012/01/16/di-mana-jilbabmu-saudariku/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="https://secure.gravatar.com/avatar/8773818f2ce48511b77255ea1e904654?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Fariz Andri Bakhtiar</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://an-naba.com/wp-content/uploads/2010/04/6349-tn-flower-sky.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Dimana Jilbabmu, Saudariku?</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Download Kitab Tafsir Jalalain</title>
		<link>https://islamkitasemua.wordpress.com/2012/01/15/download-kitab-tafsir-jalalain/</link>
		<comments>https://islamkitasemua.wordpress.com/2012/01/15/download-kitab-tafsir-jalalain/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 15 Jan 2012 05:55:59 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Fariz Andri Bakhtiar</dc:creator>
				<category><![CDATA[Download]]></category>
		<category><![CDATA[Kitab]]></category>
		<category><![CDATA[Tafsir]]></category>
		<category><![CDATA[Jalalain]]></category>
		<category><![CDATA[Imam Jalaluddin Al-Mahalli]]></category>
		<category><![CDATA[Imam Jalaluddin As-Suyuthi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://islamkitasemua.wordpress.com/?p=1144</guid>
		<description><![CDATA[Kitab Tafsir Jalalain merupakan karangan Imam Jalaluddin Al-Mahalli dan Imam Jalaluddin As-Suyuthi; itulah mengapa ia dinamakan Jalalain, yang artinya &#8220;dua Jalal&#8220;. Bagi Anda yang menghendaki kitab tersebut dalam bentuk file/softcopy, Anda dapat dengan mudah mencarinya di Internet. Kitab aslinya (berbahasa Arab) dapat diunduh di sini: تفسير الجلالين.rar (format PDF dalam kompresi RAR) تفسير الجلالين.txt (format teks) [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=islamkitasemua.wordpress.com&amp;blog=7483254&amp;post=1144&amp;subd=islamkitasemua&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Kitab Tafsir Jalalain merupakan karangan Imam Jalaluddin Al-Mahalli dan Imam Jalaluddin As-Suyuthi; itulah mengapa ia dinamakan <strong><em>Jalalain</em></strong>, yang artinya &#8220;<strong>dua Jalal</strong>&#8220;.</p>
<p>Bagi Anda yang menghendaki kitab tersebut dalam bentuk <em>file</em>/<em>softcopy</em>, Anda dapat dengan mudah mencarinya di Internet. Kitab aslinya (berbahasa Arab) dapat diunduh di sini:<span id="more-1144"></span></p>
<ol>
<li><strong><a href="http://www.mediafire.com/?d2xttffed25">تفسير الجلالين.rar</a></strong> (format PDF dalam kompresi RAR)</li>
<li><strong><a href="http://www.4shared.com/document/Tz0nqCC-/__online.html">تفسير الجلالين.txt</a></strong> (format teks)</li>
</ol>
<p>Sedangkan yang telah diterjemahkan dapat Anda peroleh antara lain di sini:</p>
<ol>
<li><strong><a href="http://islamkitasemua.files.wordpress.com/2012/01/tafsir-jalalain-id.pdf">tafsir jalalain (id).pdf</a></strong> (format PDF; terjemahan Bahasa Indonesia)</li>
<li><strong><a href="http://www.maknyos.com/55zv73j090zf/TAFSIR_JALALAIN-maknyos.com.CHM.html">TAFSIR JALALAIN.CHM</a></strong> (format CHM; terjemahan Bahasa Indonesia)</li>
<li><strong><a href="http://www.altafsir.com/Books/Al_Jalalain_Eng.pdf">Al_Jalalain_Eng.pdf</a></strong> (format PDF; terjemahan Bahasa Inggris)</li>
</ol>
<p>Untuk dapat membaca file berformat PDF, Anda membutuhkan aplikasi semacam Foxit Reader (dapat diunduh <strong><a href="http://foxitsoftware.com/downloads/">di sini</a></strong>). Mudah-mudahan bermanfa&#8217;at.. <img src='https://s-ssl.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_wink.gif' alt=';)' class='wp-smiley' /> </p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/islamkitasemua.wordpress.com/1144/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/islamkitasemua.wordpress.com/1144/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/islamkitasemua.wordpress.com/1144/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/islamkitasemua.wordpress.com/1144/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/islamkitasemua.wordpress.com/1144/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/islamkitasemua.wordpress.com/1144/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/islamkitasemua.wordpress.com/1144/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/islamkitasemua.wordpress.com/1144/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/islamkitasemua.wordpress.com/1144/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/islamkitasemua.wordpress.com/1144/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/islamkitasemua.wordpress.com/1144/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/islamkitasemua.wordpress.com/1144/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/islamkitasemua.wordpress.com/1144/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/islamkitasemua.wordpress.com/1144/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=islamkitasemua.wordpress.com&amp;blog=7483254&amp;post=1144&amp;subd=islamkitasemua&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>https://islamkitasemua.wordpress.com/2012/01/15/download-kitab-tafsir-jalalain/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="https://secure.gravatar.com/avatar/8773818f2ce48511b77255ea1e904654?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Fariz Andri Bakhtiar</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Ngiri Boleh Aja, Asalkan &#8230;</title>
		<link>https://islamkitasemua.wordpress.com/2011/12/28/ngiri-boleh-aja-asalkan/</link>
		<comments>https://islamkitasemua.wordpress.com/2011/12/28/ngiri-boleh-aja-asalkan/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 27 Dec 2011 17:21:39 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Fariz Andri Bakhtiar</dc:creator>
				<category><![CDATA[Muhasabah]]></category>
		<category><![CDATA[Abdullah bin Mas'ud]]></category>
		<category><![CDATA[Dengki]]></category>
		<category><![CDATA[Hadits]]></category>
		<category><![CDATA[Hasad]]></category>
		<category><![CDATA[Iri]]></category>
		<category><![CDATA[Muhammad]]></category>
		<category><![CDATA[Nabi Muhammad SAW]]></category>
		<category><![CDATA[Ngiri]]></category>
		<category><![CDATA[Penyakit hati]]></category>
		<category><![CDATA[Rasulullah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://islamkitasemua.wordpress.com/?p=1126</guid>
		<description><![CDATA[Pernah nggak, merasa iri pada seseorang..? Semacam inikah? &#8220;Duh, ngiri banget deh sama dia.. Udah tajir, gaul, cakep, IPK kumlot, seleb kampus, berkharisma lagi, banyak temennya, banyak fansnya, banyak pacarnya..&#8220; Ups! Ngiri itu sebenarnya boleh kok, TETAPI hanya untuk dua perkara saja, Saudara-saudara.. Dua aja, nggak lebih Apa sajakah dua perkara itu? Iri yang diperbolehkan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=islamkitasemua.wordpress.com&amp;blog=7483254&amp;post=1126&amp;subd=islamkitasemua&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Pernah nggak, merasa iri pada seseorang..?</p>
<p>Semacam inikah?</p>
<blockquote><p>&#8220;<em>Duh, ngiri banget deh sama dia.. Udah tajir, gaul, cakep, IPK kumlot, seleb kampus, berkharisma lagi, banyak temennya, banyak fansnya, banyak pacarnya..</em>&#8220;</p></blockquote>
<p>Ups!</p>
<p>Ngiri itu sebenarnya boleh kok, TETAPI hanya untuk dua perkara saja, Saudara-saudara.. Dua aja, nggak lebih <img src='https://s-ssl.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_wink.gif' alt=';)' class='wp-smiley' />  Apa sajakah dua perkara itu? Iri yang diperbolehkan adalah:<br />
<span id="more-1126"></span></p>
<ol>
<li>Iri pada orang yang Allah anugerahkan padanya harta, lalu ia infaqkan pada jalan kebenaran/kebaikan..</li>
<li>Iri pada orang yang Allah memberinya hikmah (ilmu), yang kemudian ia menunaikannya, dan mengajarkannya.</li>
</ol>
<p>Tapi, dari mana sih datangnya &#8220;pembolehan&#8221; untuk iri itu tadi? Nasihat tentang iri tersebut diambil dari salah satu sabda Rasulullah Muhammad Shollallaahu &#8216;alaihi wa sallam yang disampaikan oleh ‘Abdullah bin Mas’ud Radliyallaahu ‘anhu..</p>
<blockquote><p>لاَ حَسَدَ إِلاَّ فِى اثْنَتَيْنِ رَجُلٌ آتَاهُ اللَّهُ مَالاً فَسُلِّطَ عَلَى هَلَكَتِهِ فِى الْحَقِّ وَرَجُلٌ آتَاهُ اللَّهُ الْحِكْمَةَ ، فَهْوَ يَقْضِى بِهَا وَيُعَلِّمُهَا</p>
<p>&#8220;<em>Tidak boleh &#8216;hasad (iri) kecuali pada dua orang, yaitu (1) orang yang Allah anugerahkan padanya harta, lalu ia infaqkan pada jalan kebaikan, dan (2) pada orang yang Allah karuniai &#8216;ilmu (Al Qur-an &amp; As Sunnah), lalu ia menunaikannya dan mengajarkannya.</em>&#8220;</p>
<p>(Hadits riwayat Bukhari no. 73 dan Muslim no. 816)</p></blockquote>
<p>Orang-orang di sekitar kita bisa jadi terlihat &#8220;wah&#8221;, namun tidak semua yang membuat orang lain terpesona itu benar-benar hal yang baik, khususnya menurut pandangan Allah sub&#8217;haanahu wa ta&#8217;aalaa. Seolah berprestasi menurut manusia, padahal sebenarnya itu perbuatan dosa. Kelihatannya penuh bakat, padahal tak jauh dari maksiat. <img src='https://s-ssl.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_neutral.gif' alt=':-|' class='wp-smiley' />  <em>Na&#8217;uudzu billaahi min dzaalik</em>.</p>
<p>Semoga keunggulan-keunggulan duniawi seseorang tak membuat kita mudah merasa iri untuk ingin menjadi seperti dirinya, karena tidak semua yang tampak baik itu benar-benar mendatangkan manfaat baginya, dan juga bagi lingkungannya.</p>
<p><em>Wallaahu a&#8217;lamu bisshowaab.</em></p>
<p>_</p>
<p><em>Sumber:</em></p>
<p><strong><em><a title="Hanya boleh hasad pada dua orang" href="http://rumaysho.com/belajar-islam/akhlak/3352-hanya-boleh-hasad-pada-dua-orang.html" target="_blank">Rumaysho.com</a></em></strong></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/islamkitasemua.wordpress.com/1126/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/islamkitasemua.wordpress.com/1126/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/islamkitasemua.wordpress.com/1126/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/islamkitasemua.wordpress.com/1126/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/islamkitasemua.wordpress.com/1126/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/islamkitasemua.wordpress.com/1126/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/islamkitasemua.wordpress.com/1126/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/islamkitasemua.wordpress.com/1126/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/islamkitasemua.wordpress.com/1126/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/islamkitasemua.wordpress.com/1126/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/islamkitasemua.wordpress.com/1126/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/islamkitasemua.wordpress.com/1126/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/islamkitasemua.wordpress.com/1126/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/islamkitasemua.wordpress.com/1126/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=islamkitasemua.wordpress.com&amp;blog=7483254&amp;post=1126&amp;subd=islamkitasemua&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>https://islamkitasemua.wordpress.com/2011/12/28/ngiri-boleh-aja-asalkan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="https://secure.gravatar.com/avatar/8773818f2ce48511b77255ea1e904654?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Fariz Andri Bakhtiar</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>&#8220;Gitu Doang?&#8221;</title>
		<link>https://islamkitasemua.wordpress.com/2011/09/30/gitu-doang/</link>
		<comments>https://islamkitasemua.wordpress.com/2011/09/30/gitu-doang/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 30 Sep 2011 00:55:15 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Fariz Andri Bakhtiar</dc:creator>
				<category><![CDATA[Muhasabah]]></category>
		<category><![CDATA[Jujur]]></category>
		<category><![CDATA[Niat]]></category>
		<category><![CDATA[Ridlo Allah]]></category>
		<category><![CDATA[Sukses]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://islamkitasemua.wordpress.com/?p=1119</guid>
		<description><![CDATA[A: &#8220;Apa target hidupmu?&#8221; B: &#8220;Hidup sukses.&#8221; A: &#8220;Upayamu apa?&#8221; B: &#8220;Belajar giat, bekerja keras, investasi.&#8221; A: &#8220;O, pengen sukses di dunia doang? Utk akhiratnya?&#8221; *jleb* B: &#8220;Jangan salah, untuk sukses akhirat, jelas bisa diraih dengan belajar giat menuntut ilmu, kerja keras menafkahi diri &#38; keluarga, dan investasi harta di jalan Allah! &#8220; A: &#8220;O, [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=islamkitasemua.wordpress.com&amp;blog=7483254&amp;post=1119&amp;subd=islamkitasemua&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>A: &#8220;Apa target hidupmu?&#8221;<br />
B: &#8220;Hidup sukses.&#8221;</p>
<p>A: &#8220;Upayamu apa?&#8221;<br />
B: &#8220;Belajar giat, bekerja keras, investasi.&#8221;</p>
<p>A: &#8220;O, pengen sukses di dunia doang? Utk akhiratnya?&#8221;<br />
<em>*jleb*</em></p>
<p><span id="more-1119"></span>B: &#8220;Jangan salah, untuk sukses akhirat, jelas bisa diraih dengan belajar giat menuntut ilmu, kerja keras menafkahi diri &amp; keluarga, dan investasi harta di jalan Allah! <img src='https://s-ssl.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_wink.gif' alt=';)' class='wp-smiley' /> &#8220;<br />
A: &#8220;O, iya ya..&#8221;</p>
<p>B: &#8220;Apapun yang kita lakukan semasa di dunia, dapat menghantarkan menuju sukses di akhirat. Asalkan,dengan <strong>meniatkannya untuk meraih ridlo Allah</strong>.&#8221;<br />
A: &#8220;Gitu doang?&#8221;</p>
<p>B: &#8220;Itu bukan &#8216;doang&#8217;, tanggung jawabnya besar. Niat itu harus kita <strong>buktikan kesungguhannya</strong>. Misalnya, dalam menuntut ilmu, dalam bekerja, harus dengan jujur.. <img src='https://s-ssl.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> &#8220;<br />
A: &#8220;O, gitu.. <img src='https://s-ssl.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> &#8220;</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/islamkitasemua.wordpress.com/1119/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/islamkitasemua.wordpress.com/1119/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/islamkitasemua.wordpress.com/1119/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/islamkitasemua.wordpress.com/1119/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/islamkitasemua.wordpress.com/1119/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/islamkitasemua.wordpress.com/1119/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/islamkitasemua.wordpress.com/1119/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/islamkitasemua.wordpress.com/1119/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/islamkitasemua.wordpress.com/1119/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/islamkitasemua.wordpress.com/1119/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/islamkitasemua.wordpress.com/1119/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/islamkitasemua.wordpress.com/1119/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/islamkitasemua.wordpress.com/1119/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/islamkitasemua.wordpress.com/1119/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=islamkitasemua.wordpress.com&amp;blog=7483254&amp;post=1119&amp;subd=islamkitasemua&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>https://islamkitasemua.wordpress.com/2011/09/30/gitu-doang/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="https://secure.gravatar.com/avatar/8773818f2ce48511b77255ea1e904654?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Fariz Andri Bakhtiar</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Insyaa-aLLAAH :)</title>
		<link>https://islamkitasemua.wordpress.com/2011/09/25/insyaa-allaah/</link>
		<comments>https://islamkitasemua.wordpress.com/2011/09/25/insyaa-allaah/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 25 Sep 2011 12:24:45 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Fariz Andri Bakhtiar</dc:creator>
				<category><![CDATA[Muhasabah]]></category>
		<category><![CDATA[Tips]]></category>
		<category><![CDATA[Bahasa Arab]]></category>
		<category><![CDATA[Dzikir]]></category>
		<category><![CDATA[insyaa-allaah]]></category>
		<category><![CDATA[Janji]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://islamkitasemua.wordpress.com/?p=1108</guid>
		<description><![CDATA[&#8220;إِنْشَاءَ اللّه&#8221; &#8220;insyaAllah&#8220;.. Seringkah Anda mengucapkannya? Apa yang Anda maksudkan setiap kali mengucapkannya? Terkadang, &#8220;insyaAllah&#8221; digunakan untuk menyatakan ketidakpastian kita terhadap suatu janji.. Terkadang pula, &#8220;insyaAllah&#8221; diucapkan untuk mengelak, padahal saat itu di benak terlintas kepastian untuk tidak hadir. Penggunaannya &#8220;InsyaAllah&#8221; seharusnya digunakan untuk menjanjikan sesuatu yang kita memang sungguh-sungguh berniat melakukannya. Jika niat kita masih [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=islamkitasemua.wordpress.com&amp;blog=7483254&amp;post=1108&amp;subd=islamkitasemua&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>&#8220;إِنْشَاءَ اللّه&#8221;</strong><br />
<strong> &#8220;<em>insyaAllah</em>&#8220;..</strong></p>
<p>Seringkah Anda mengucapkannya? Apa yang Anda maksudkan setiap kali mengucapkannya? Terkadang, &#8220;<em>insyaAllah</em>&#8221; digunakan untuk menyatakan ketidakpastian kita terhadap suatu janji.. Terkadang pula, &#8220;<em>insyaAllah</em>&#8221; diucapkan untuk mengelak, padahal saat itu di benak terlintas kepastian untuk tidak hadir.</p>
<p><span id="more-1108"></span></p>
<h3>Penggunaannya</h3>
<p>&#8220;<em>InsyaAllah</em>&#8221; seharusnya digunakan untuk menjanjikan sesuatu yang kita memang sungguh-sungguh berniat melakukannya. Jika niat kita masih belum pasti, katakan saja &#8220;<em>belum bisa menjanjikannya</em>&#8220;, agar terbebas dari tagihan Allah kelak pada Hari Akhir. Bagi kaum Muslim, &#8220;<em>insyaAllah</em>&#8221; lebih pas digunakan, untuk menggantikan &#8221;pasti&#8221;; ini bisa menjadi pengingat bahwa hanya Allah sajalah yang Maha Berkehendak. <img src='https://s-ssl.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_wink.gif' alt=';)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Namun &#8220;<em>insyaAllah</em>&#8221; dapat pula kehilangan maknanya jika disalahgunakan; dan dijadikan sebagai alat untuk &#8220;menghindar&#8221; saja. Dalam mengucapkan dan menuliskan &#8221;<em>insyaAllah</em>&#8221; juga harus hati-hati, karena dapat terjadi kesalahan yang bisa mengubah artinya secara fatal.</p>
<h3>Susunan Kata</h3>
<p>&#8220;<em>insyaAllah</em>&#8221; terdiri atas tiga kata:<br />
<strong>- إِنْ &#8211; شَاءَ &#8211; اللّه -</strong><br />
&#8220;<strong>in</strong>&#8221; = jika;<br />
&#8220;<strong>syaa-a</strong>&#8221; = (dia) menghendaki; dan<br />
&#8220;<strong>Allah</strong>&#8220;.</p>
<p>&#8220;<em>insyaAllah</em>&#8221; <strong>BUKAN</strong> terdiri dari kata:<br />
<strong>- إِنْ &#8211; شَا &#8211; ءَاللّه -</strong><br />
&#8220;<strong>in</strong>&#8220;;<br />
&#8220;<strong>syaa</strong>&#8220;; dan<br />
&#8220;<strong>Allah</strong>&#8220;<br />
Kata <strong>&#8220;Allah&#8221; (اللّه)</strong>, jika didahului dengan kata yang lain, harokat pertamanya tidak dituliskan. Sehingga tampak seperti &#8220;<strong>LLAAH</strong>&#8221; atau &#8220;<strong>Llaah</strong>&#8220;. Oleh sebab itu, ada yang menuliskan &#8220;<em>insyaAllah</em>&#8221; dengan &#8220;<em><strong>insyaa-aLLAAH</strong></em>&#8221; atau &#8220;<em><strong>insyaa-aLlaah</strong></em>&#8220;. Karena &#8220;<strong>syaa-a</strong>&#8221; sendiri memang merupakan satu kata yang utuh, bukannya terpisah antara &#8220;<strong>syaa</strong>&#8221; dan &#8220;<strong>a</strong>&#8220;. Dan &#8221;insyaAllah&#8221; juga sebenarnya <strong>BUKAN</strong> terdiri atas dua kata &#8220;<strong>insya</strong>&#8221; dan &#8220;<strong>Allah</strong>&#8220;.</p>
<p>Selain itu, dalam &#8220;<em>insyaAllah</em>&#8221; digunakan huruf hijaiyyah <strong>&#8220;syin&#8221; (ش)</strong> &#8211;<em>berlafal &#8220;<strong>sy</strong>&#8220;</em>&#8211;, <strong>BUKAN &#8220;sin&#8221; (س)</strong> &#8211;<em>berlafal &#8220;<strong>s</strong>&#8220;</em>&#8211;.</p>
<h3>Salah Tulis/Ucap</h3>
<p><em>Bagaimana jika sampai salah &#8220;dikit&#8221;? </em><br />
Kata <strong>&#8220;syaa-a&#8221; (شَاءَ)</strong> artinya &#8220;(dia) menghendaki&#8221;. Sedangkan kata <strong>&#8220;saa-a&#8221; (سَاءَ)</strong> artinya &#8220;(dia) buruk&#8221;! <img src='https://s-ssl.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_neutral.gif' alt=':-|' class='wp-smiley' /><br />
Jika sampai terucap &#8220;<strong>insa Allah</strong>&#8221; atau &#8220;<strong>insaa-allaah</strong>&#8221; <strong>(إِنْسَاءَ اللّه)</strong>, maka ia mengandung arti &#8220;<em>jika Allah buruk</em>&#8220;. <em>Na&#8217;uudzubillaah</em> <img src='https://s-ssl.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_sad.gif' alt=':(' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Penulisan &#8220;<em>insyaAllah</em>&#8221; dengan transliterasi (bahasa Arab yang ditulis dengan alfabet) memang sulit, dan tidak selalu bisa pas dengan arti yang sebenarnya. Maka hendaknya kita mengucapkan/menuliskannya <strong>dengan benar dan penuh pemahaman</strong>, agar menjadi dzikir, untuk selalu mengingat kuasa Allah.</p>
<p>Makin banyak kita belajar, makin terasa bahwa ilmu kita tak ada apa-apanya dibandingkan dengan ilmuNya.</p>
<p>~ <em>Walloohu a&#8217;lamu bish-showaab</em>.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/islamkitasemua.wordpress.com/1108/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/islamkitasemua.wordpress.com/1108/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/islamkitasemua.wordpress.com/1108/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/islamkitasemua.wordpress.com/1108/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/islamkitasemua.wordpress.com/1108/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/islamkitasemua.wordpress.com/1108/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/islamkitasemua.wordpress.com/1108/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/islamkitasemua.wordpress.com/1108/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/islamkitasemua.wordpress.com/1108/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/islamkitasemua.wordpress.com/1108/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/islamkitasemua.wordpress.com/1108/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/islamkitasemua.wordpress.com/1108/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/islamkitasemua.wordpress.com/1108/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/islamkitasemua.wordpress.com/1108/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=islamkitasemua.wordpress.com&amp;blog=7483254&amp;post=1108&amp;subd=islamkitasemua&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>https://islamkitasemua.wordpress.com/2011/09/25/insyaa-allaah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="https://secure.gravatar.com/avatar/8773818f2ce48511b77255ea1e904654?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Fariz Andri Bakhtiar</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Sunnah-sunnah Puasa</title>
		<link>https://islamkitasemua.wordpress.com/2011/07/31/sunnah-sunnah-puasa/</link>
		<comments>https://islamkitasemua.wordpress.com/2011/07/31/sunnah-sunnah-puasa/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 31 Jul 2011 15:56:47 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Fariz Andri Bakhtiar</dc:creator>
				<category><![CDATA[Fiqih]]></category>
		<category><![CDATA[Tips]]></category>
		<category><![CDATA[Hadis]]></category>
		<category><![CDATA[Hadith]]></category>
		<category><![CDATA[Hadits]]></category>
		<category><![CDATA[Muhammad]]></category>
		<category><![CDATA[Puasa]]></category>
		<category><![CDATA[Ramadan]]></category>
		<category><![CDATA[Ramadhan]]></category>
		<category><![CDATA[Romadhon]]></category>
		<category><![CDATA[Romadlon]]></category>
		<category><![CDATA[Sunnah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://islamkitasemua.wordpress.com/?p=1096</guid>
		<description><![CDATA[Berikut adalah beberapa amalan yang disunnahkan pada saat puasa. 1. Percepat berbuka begitu waktu adzan Maghrib sudah masuk Rasulullah SAW bersabda: “Manusia akan senantiasa berada dalam kebaikan selama mereka menyegerakan berbuka.” [HR. Bukhari no. 1957 dan Muslim no. 1098, dari Sahl bin Sa’ad. Hadits shohih]. Bagaimana dengan seorang Mu&#8217;adzin yang harus mengumandangkan adzan Maghrib? Hendaknya [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=islamkitasemua.wordpress.com&amp;blog=7483254&amp;post=1096&amp;subd=islamkitasemua&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Berikut adalah beberapa amalan yang disunnahkan pada saat puasa.</p>
<h2>1. Percepat berbuka begitu waktu adzan Maghrib sudah masuk</h2>
<blockquote><p>Rasulullah SAW bersabda: “<em>Manusia akan senantiasa berada dalam kebaikan selama mereka menyegerakan berbuka</em>.”<br />
[HR. Bukhari no. 1957 dan Muslim no. 1098, dari Sahl bin Sa’ad. Hadits shohih].</p></blockquote>
<p>Bagaimana dengan seorang Mu&#8217;adzin yang harus mengumandangkan adzan Maghrib? Hendaknya mu&#8217;adzin tersebut mengumandangkan adzan terlebih dahulu, untuk menyampaikan kepada orang-orang Mukmin bahwa waktu Maghrib telah tiba. Setelah selesai adzan, baru ia turut berbuka.</p>
<h2><span id="more-1096"></span>2. Akhirkan melaksanakan makan sahur</h2>
<p>Waktu sahur adalah waktu menjelang akhir malam. Yang dimaksud dengan mengakhirkan makan pada waktu sahur adalah mengupayakan untuk makan pada waktu kira-kira satu jam atau setengah jam sebelum fajar, bukan berjam-jam sebelum fajar.</p>
<h2>3. Perbanyak amal kebaikan (ibadah mahdloh/ghoiru mahdloh)</h2>
<p>Alangkah baik jika sepanjang bulan Romadlon kita mempunyai target yang harus kita capai. Pada bulan Romadlon, Rasulullah SAW dalam membaca Qur-an disimak oleh malaikat Jibril, hingga dua kali. Idealnya, dalam sepekan khatam Qur-an satu kali. Bahkan Imam Syafii dalam sebulan mampu khatam Qur-an hingga 60 kali. Mâsyâ-aLlâh. Akan tetapi, untuk kita, yang penting targetkan yang untuk meraih capaian yang lebih baik daripada sebelumnya. Contohnya, minimal kita khatamkan bacaan Qur-an satu kali dalam sebulan.</p>
<h2>4. Ketika dicaci/disakiti orang, atau digoda maksiat, bisa mengatakan “saya puasa”</h2>
<blockquote><p>Rasulullah SAW bersabda: “<em>Jika suatu hari salah seorang dari kalian berpuasa, maka janganlah membuat kericuhan dan keributan. Apabila ada seseorang mencelanya, maka hendaklah ia katakan ‘Aku sedang berpuasa’.</em>”<br />
[HR. Bukhari no. 1904 dan Muslim no. 1151. Lafazahnya dari Bukhari]</p></blockquote>
<p>Fadhilah dari ucapan tersebut adalah:</p>
<ol>
<li>Mengingatkan diri sendiri untuk sabar.</li>
<li>Mengingatkan orang yang mencaci/menyakiti/menggoda untuk berbuat maksiat tersebut agar kembali pada jalan yang benar.</li>
</ol>
<h2>5. Berdoa setiap hendak berbuka</h2>
<blockquote><p>Sabda Rasulullah SAW: ”<em>Ada tiga doa yang tidak tertolak. Doanya orang yang berpuasa ketika berbuka, doanya pemimpin yang adil, dan doanya orang yang terdzholimi”</em><br />
[HR. Tirmidzi no.2528, Ibnu Majah no.1752, Ibnu Hibban no.2405, dishahihkan Al Albani di Shahih At Tirmidzi]</p></blockquote>
<p>Waktu menjelang berbuka merupakan salah satu waktu mustajab untuk berdo’a. Pada waktu di mana do&#8217;a akan Allah kabulkan ini, kita dapat maksimalkan diri untuk berdo’a, bukan hanya &#8220;do&#8217;a berbuka puasa&#8221;. Dan kesempatan ini tidak hanya hadir pada bulan Romadlon saja. Alangkah baik jika setiap ada buka bersama, ada upaya untuk mengembalikan membiasakan sunnah ini.</p>
<h2>6. Berbuka dengan ruthob (kurma muda). Kalau tidak ada, dengan tamr (kurma). Kalau tidak ada, dengan air</h2>
<blockquote><p>Anas bin Malik RA berkata: “<em>Rasulullah SAW biasanya berbuka dengan ruthob (kurma muda) sebelum menunaikan shalat. Jika tidak ada ruthob, maka beliau berbuka dengan tamr (kurma). Dan jika tidak ada yang demikian, beliau berbuka dengan seteguk air.</em>”<br />
[HR. Abu Daud no. 2356 dan Ahmad 3/164. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini hasan shahih]</p></blockquote>
<p><strong>Harap diingat, tidak pernah ada sunnah Rasulullah SAW yang menganjurkan kita untuk &#8220;berbuka dengan yang manis&#8221;.</strong> <img src='https://s-ssl.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_wink.gif' alt=';)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Semoga Allah anugerahkan karunia iman, kekuatan, dan kesehatan pada kita semua agar dapat menunaikan ibadah pada bulan Romadlon dengan baik, yang dapat berlanjut hingga sebelas bulan berikutnya. <img src='https://s-ssl.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_wink.gif' alt=';)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Wallâhu a&#8217;lamu bish-showâb.</p>
<p><strong>Sumber-sumber, antara lain:</strong><br />
<a href="http://rumaysho.com/hukum-islam/puasa/2654-menghidupkan-bulan-ramadhan-dengan-sunnah-puasa.html">rumaysho.com</a><br />
<a href="http://buletin.muslim.or.id/tazkiyatun-nufus/berdoa-di-waktu-waktu-mustajab">buletin.muslim.or.id</a><br />
<a href="http://www.suara-islam.com/news/tabloid/suara-utama/3345-ramadhan-bersama-rasulullah-saw">www.suara-islam.com</a><br />
<a href="http://www.eramuslim.com/syariah/tsaqofah-islam/ust-fathuddin-ja-far-ma-chairman-of-spiritual-learning-centre-slc-hal-hal-yang-perlu-diketahui-tentang-ramadhan-2.htm">www.eramuslim.com</a></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/islamkitasemua.wordpress.com/1096/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/islamkitasemua.wordpress.com/1096/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/islamkitasemua.wordpress.com/1096/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/islamkitasemua.wordpress.com/1096/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/islamkitasemua.wordpress.com/1096/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/islamkitasemua.wordpress.com/1096/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/islamkitasemua.wordpress.com/1096/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/islamkitasemua.wordpress.com/1096/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/islamkitasemua.wordpress.com/1096/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/islamkitasemua.wordpress.com/1096/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/islamkitasemua.wordpress.com/1096/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/islamkitasemua.wordpress.com/1096/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/islamkitasemua.wordpress.com/1096/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/islamkitasemua.wordpress.com/1096/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=islamkitasemua.wordpress.com&amp;blog=7483254&amp;post=1096&amp;subd=islamkitasemua&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>https://islamkitasemua.wordpress.com/2011/07/31/sunnah-sunnah-puasa/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="https://secure.gravatar.com/avatar/8773818f2ce48511b77255ea1e904654?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Fariz Andri Bakhtiar</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Kiat Antigalau (Al-Furqoon: 58)</title>
		<link>https://islamkitasemua.wordpress.com/2011/07/06/kiat-antigalau-al-furqoon-58/</link>
		<comments>https://islamkitasemua.wordpress.com/2011/07/06/kiat-antigalau-al-furqoon-58/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 06 Jul 2011 16:28:52 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Fariz Andri Bakhtiar</dc:creator>
				<category><![CDATA[Muhasabah]]></category>
		<category><![CDATA[Al-Quran]]></category>
		<category><![CDATA[Dzikir]]></category>
		<category><![CDATA[Galau]]></category>
		<category><![CDATA[Tahmid]]></category>
		<category><![CDATA[Tasbih]]></category>
		<category><![CDATA[Tawakkal]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://islamkitasemua.wordpress.com/?p=1092</guid>
		<description><![CDATA[Sebenarnya, resep-resep dan kiat-kiat antigalau sudah Allah tunjukkan kepada kita, antara lain di dalam Kitab Al Qur-an. Salah satu ayat yang menunjukkannya adalah ayat ke-58 dari surah Al-Furqoon (25) ;) وَتَوَكَّلْ عَلَى الْحَيِّ الَّذِي لَا يَمُوتُ وَسَبِّحْ بِحَمْدِهِ ۚ وَكَفَىٰ بِهِ بِذُنُوبِ عِبَادِهِ خَبِيرًا ~ ٢٥:٥٨ &#8220;Dan bertawakkallah kepada Allah Yang Hidup (Kekal), Yang Tidak Mati, dan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=islamkitasemua.wordpress.com&amp;blog=7483254&amp;post=1092&amp;subd=islamkitasemua&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sebenarnya, resep-resep dan kiat-kiat antigalau sudah Allah tunjukkan kepada kita, antara lain di dalam Kitab Al Qur-an. Salah satu ayat yang menunjukkannya adalah <strong>ayat ke-58 dari surah Al-Furqoon (25)</strong> ;)</p>
<blockquote><p>وَتَوَكَّلْ عَلَى الْحَيِّ الَّذِي لَا يَمُوتُ وَسَبِّحْ بِحَمْدِهِ ۚ وَكَفَىٰ بِهِ بِذُنُوبِ عِبَادِهِ خَبِيرًا ~ ٢٥:٥٨</p>
<p>&#8220;<em>Dan bertawakkallah kepada Allah Yang Hidup (Kekal), Yang Tidak Mati, dan bertasbihlah dengan memujiNya. Dan cukuplah Dia Maha Mengetahui dosa-dosa hamba-hambaNya.</em>&#8221; [Q.S. 25: 58]</p></blockquote>
<p>Di dalam ayat tersebut tertuang kiat-kiat antigalau untuk kita, agar kita tidak terlalu bersedih.. <img src='https://s-ssl.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_wink.gif' alt=';)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Berikut adalah Kiat-kiat Antigalau:</p>
<p><span id="more-1092"></span></p>
<h2><strong>1. TAWAKKAL</strong></h2>
<p>Kita hendaknya meyakini bahwa segala sesuatunya telah diatur oleh Allah. Seluruh do&#8217;a dan ikhtiar yang kita upayakan akan lengkap jika selalu diakhiri dengan penyerahan secara total kepada Allah tentang urusan hasil <img src='https://s-ssl.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<h2><strong>2. TASBIH</strong></h2>
<p>Dengan mengucap tasbih</p>
<p>( سُبْحَانَ اللَّه )</p>
<p>dan merenungi maknanya, kita yakin bahwa Allah Maha Suci; tidaklah mungkin Dia menetapkan yang buruk untuk para hambaNya. Pasti ada kebaikan pada apapun yang menimpa <img src='https://s-ssl.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<h2><strong>3. TAHMID</strong></h2>
<p>Ucapan tahmid</p>
<p>( آلْحَمْدُ لِلَّه )</p>
<p>sering terlontar dari lisan kita, yang tak lupa bersyukur dengan penuh penghayatan dan puji-pujian kepada Allah. Makna tahmid adalah mengingat segala ni&#8217;mat yang kita dapatkan, yang ternyata jauuuuh lebih banyak daripada kesusahan yang kita rasakan <img src='https://s-ssl.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Dengan merenungi dan berusaha mengamalkan ayat Al Qur-an tersebut, semoga kita semua terbantu dalam mengatasi segala kegalauan yg menimpa.. <img src='https://s-ssl.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_wink.gif' alt=';)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Aamiin.</p>
<p>WaLlaahu a&#8217;lamu bisshowaab.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/islamkitasemua.wordpress.com/1092/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/islamkitasemua.wordpress.com/1092/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/islamkitasemua.wordpress.com/1092/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/islamkitasemua.wordpress.com/1092/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/islamkitasemua.wordpress.com/1092/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/islamkitasemua.wordpress.com/1092/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/islamkitasemua.wordpress.com/1092/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/islamkitasemua.wordpress.com/1092/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/islamkitasemua.wordpress.com/1092/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/islamkitasemua.wordpress.com/1092/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/islamkitasemua.wordpress.com/1092/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/islamkitasemua.wordpress.com/1092/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/islamkitasemua.wordpress.com/1092/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/islamkitasemua.wordpress.com/1092/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=islamkitasemua.wordpress.com&amp;blog=7483254&amp;post=1092&amp;subd=islamkitasemua&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>https://islamkitasemua.wordpress.com/2011/07/06/kiat-antigalau-al-furqoon-58/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="https://secure.gravatar.com/avatar/8773818f2ce48511b77255ea1e904654?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Fariz Andri Bakhtiar</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Anjuran Untuk Jujur dan Peringatan dari Dusta</title>
		<link>https://islamkitasemua.wordpress.com/2011/06/26/anjuran-untuk-jujur-dan-peringatan-dari-dusta/</link>
		<comments>https://islamkitasemua.wordpress.com/2011/06/26/anjuran-untuk-jujur-dan-peringatan-dari-dusta/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 26 Jun 2011 15:25:56 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Fariz Andri Bakhtiar</dc:creator>
				<category><![CDATA[Akhlaq]]></category>
		<category><![CDATA[Muhasabah]]></category>
		<category><![CDATA[Abdullah bin Mas’ud]]></category>
		<category><![CDATA[Abu Abdurrahman Abdullah bin Mas’ud]]></category>
		<category><![CDATA[Assabiquun Al-awwaluun]]></category>
		<category><![CDATA[Dusta]]></category>
		<category><![CDATA[Jujur]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://islamkitasemua.wordpress.com/?p=1082</guid>
		<description><![CDATA[عن عبد الله بن مسعود رضي الله عنه قال : قال رسول الله صلى الله عليه وسلم : عَلَيْكُمْ بِالصِّدْقِ فَإِنَّ الصِّدْقَ يَهْدِي إِلىَ البِرِّ وَإِنَّ البرَّ يَهْدِيْ إِلىَ الجَنَّةِ وَمَا يَزَالُ الرَّجُلُ يَصْدُقُ وَيَتَحَرَّى الصِّدْقَ حَتىَّ يُكْتَبَ عِنْدَ اللهِ صِدِيْقاً وَإِيَّاكُمْ وَالكَذِبَ فَإِنَّ الكَذِبَ يَهِدِى إِلىَ الفُجُوْرِ وَإِنَّ الفُجُوْرَ يَهْدِي إِلىَ النَّارِ وَمَا يَزَالُ [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=islamkitasemua.wordpress.com&amp;blog=7483254&amp;post=1082&amp;subd=islamkitasemua&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<blockquote>
<p class="MsoBodyText" style="text-align:justify;direction:rtl;unicode-bidi:embed;" dir="RTL"><span style="font-size:21pt;font-family:'Traditional Arabic';" lang="AR-SA">عن عبد الله بن مسعود رضي الله عنه قال : قال رسول الله صلى الله عليه وسلم : عَلَيْكُمْ بِالصِّدْقِ فَإِنَّ الصِّدْقَ يَهْدِي إِلىَ البِرِّ وَإِنَّ البرَّ يَهْدِيْ إِلىَ الجَنَّةِ وَمَا يَزَالُ الرَّجُلُ يَصْدُقُ وَيَتَحَرَّى الصِّدْقَ حَتىَّ يُكْتَبَ عِنْدَ اللهِ صِدِيْقاً وَإِيَّاكُمْ وَالكَذِبَ فَإِنَّ الكَذِبَ يَهِدِى إِلىَ الفُجُوْرِ وَإِنَّ الفُجُوْرَ يَهْدِي إِلىَ النَّارِ وَمَا يَزَالُ الرَّجُلُ يَكْذِبُ وَيتَحَرَّى الكَذِبَ حَتَّى يُكْتَبَ عِنْدَ اللهِ كذاباً  رواه مسلم .</span></p>
<p><em>Abdullah bin Mas’ud berkata: “Bersabda Rasulullah: Kalian harus jujur, karena sesungguhnya jujur itu menunjukkan kepada kebaikan, dan kebaikan itu menunjukkan kepada jannah. Seseorang senantiasa jujur dan berusaha untuk jujur sehingga ditulis di sisi Allah sebagai orang yang jujur. Dan kalian jauhilah dusta, karena sesungguhnya dusta itu menunjukkan kepada keburukan, dan keburukan itu menunjukkan kepada neraka. Seseorang senantiasa berdusta dan berusaha untuk berdusta sehingga ditulis di sisi Allah sebagai seorang pendusta.”</em><br />
<strong>(Hadits Riwayat Muslim) ~ Shohih Muslim; hadits no. 6586</strong>.</p></blockquote>
<h3>Perowi</h3>
<p>Dia adalah Abu Abdurrahman Abdullah bin Mas’ud, salah seorang Assabiquun Al-awwaluun (golongan yang pertama-tama masuk Islam), termasuk kalangan sahabat utama dan ahli fiqih, hafal dari Rasulullah SAW 70 surah. Meninggal di Madinah tahun 32 H dalam usia 60 tahun.</p>
<h3>Makna umum</h3>
<p>Dalam hadits ini terkandung isyarat, bahwa siapa yang berusaha untuk jujur dalam perkataan, maka akan menjadi karakternya; dan barangsiapa sengaja berdusta dan berusaha untuk dusta, maka dusta menjadi karakternya. <span id="more-1082"></span>Dengan latihan dan upaya untuk memperolehnya, akan berlanjut sifat-sifat baik dan buruk.</p>
<p>Hadits di atas menunjukkan agungnya perkara kejujuran, di mana ujung-ujungnya akan membawa orang yang jujur ke jannah; serta menunjukkan besarnya keburukan dusta, di mana ujung-ujungnya membawa orang yang dusta ke neraka.</p>
<h3>Faidah yang bisa diambil</h3>
<ol>
<li>Kejujuran termasuk akhlak terpuji yang dianjurkan oleh Islam.</li>
<li>Di antara petunjuk Islam hendaknya perkataan orang sesuai dengan isi hatinya.</li>
<li>Jujur merupakan sebaik-baik sarana keselamatan di dunia dan akhirat.</li>
<li>Seorang mukmin yang bersifat jujur dicintai di sisi Allah Ta’ala dan di sisi manusia.</li>
<li>Membimbing rekan lain bahwa jujur itu jalan keselamatan di dunia dan akhirat.</li>
<li>Menjawab secara jujur ketika ditanya pengajar tentang penyebab kurangnya melaksanakan kewajiban.</li>
<li>Dusta merupakan sifat buruk yang dilarang Islam.</li>
<li>Wajib menasihati orang yang mempunyai sifat dusta.</li>
<li>Dusta merupakan jalan yang menyampaikan ke neraka.</li>
</ol>
<p><em>Sumber:<br />
<strong><a href="http://abdullah-syauqi.abatasa.com/post/detail/4879/hadits-ke-6">تزول الجبال الراسيات و قلبه على العهد لا يلوي و لا يت<br />
</a></strong></em></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/islamkitasemua.wordpress.com/1082/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/islamkitasemua.wordpress.com/1082/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/islamkitasemua.wordpress.com/1082/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/islamkitasemua.wordpress.com/1082/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/islamkitasemua.wordpress.com/1082/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/islamkitasemua.wordpress.com/1082/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/islamkitasemua.wordpress.com/1082/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/islamkitasemua.wordpress.com/1082/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/islamkitasemua.wordpress.com/1082/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/islamkitasemua.wordpress.com/1082/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/islamkitasemua.wordpress.com/1082/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/islamkitasemua.wordpress.com/1082/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/islamkitasemua.wordpress.com/1082/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/islamkitasemua.wordpress.com/1082/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=islamkitasemua.wordpress.com&amp;blog=7483254&amp;post=1082&amp;subd=islamkitasemua&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>https://islamkitasemua.wordpress.com/2011/06/26/anjuran-untuk-jujur-dan-peringatan-dari-dusta/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="https://secure.gravatar.com/avatar/8773818f2ce48511b77255ea1e904654?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Fariz Andri Bakhtiar</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Tafsir Kata &#8216;Jahiliah&#8217;</title>
		<link>https://islamkitasemua.wordpress.com/2011/06/02/tafsir-kata-jahiliah/</link>
		<comments>https://islamkitasemua.wordpress.com/2011/06/02/tafsir-kata-jahiliah/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 01 Jun 2011 22:20:53 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Fariz Andri Bakhtiar</dc:creator>
				<category><![CDATA[Konsultasi]]></category>
		<category><![CDATA[Abu Dzar]]></category>
		<category><![CDATA[Al-Quran]]></category>
		<category><![CDATA[Bachtiar Nasir]]></category>
		<category><![CDATA[Jahiliyah]]></category>
		<category><![CDATA[Konsultasi Agama]]></category>
		<category><![CDATA[Rasulullah SAW]]></category>
		<category><![CDATA[Republika]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://islamkitasemua.wordpress.com/?p=1078</guid>
		<description><![CDATA[Assalamualaikum Wr Wb Ustaz, apakah benar tafsir kata &#8216;jahiliah&#8217; adalah kebodohan. Apakah sudah ada istilah jahiliah pada zaman jahiliah dahulu. Mohon jelaskan pula contoh-contoh jahiliah menurut Alquran. Terima kasih. Fatih, Surabaya Wa alaikumussalam Wr Wb Terminologi &#8216;jahiliah&#8217; muncul di dunia setelah periode Islam. Alquranlah yang memunculkan istilah ini. Karena itu, tak satu pun kamus bahasa [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=islamkitasemua.wordpress.com&amp;blog=7483254&amp;post=1078&amp;subd=islamkitasemua&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Assalamualaikum Wr Wb<br />
Ustaz, apakah benar tafsir kata &#8216;jahiliah&#8217; adalah kebodohan. Apakah sudah ada istilah jahiliah pada zaman jahiliah dahulu. Mohon jelaskan pula contoh-contoh jahiliah menurut Alquran. Terima kasih.</p>
<p>Fatih, Surabaya</p>
<p><a href="http://islamkitasemua.files.wordpress.com/2011/06/ustaz-bachtiar-nasir.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-1079" title="Ustaz Bachtiar Nasir" src="http://islamkitasemua.files.wordpress.com/2011/06/ustaz-bachtiar-nasir.jpg?w=500" alt=""   hspace="11" /></a>Wa alaikumussalam Wr Wb<br />
Terminologi &#8216;jahiliah&#8217; muncul di dunia setelah periode Islam. Alquranlah yang memunculkan istilah ini. Karena itu, tak satu pun kamus bahasa yang mengangkat istilah jahiliah pada periode pra-Islam. Istilah jahiliah dalam Alquran kemudian dipopulerkan oleh Nabi SAW, seperti ungkapan beliau kepada sahabat Abu Dzar: &#8220;Sungguh masih ada dalam dirimu unsur kejahiliahan.&#8221;</p>
<p>Perkataan Rasulullah itu diriwayatkan Imam Muslim dari Abdurrahman bin Suweid, berkenaan dengan nasihat Rasulullah kepada Abu Dzar agar memperlakukan budaknya bukan dengan cara-cara jahiliah. Syariat islam yang dipesankan Rasulullah adalah memerintahkan Abu Dzar agar memberi makanan dan pakaian para budak seperti yang dimakan dan dipakai oleh majikan, juga larangan membebani mereka di luar batas kemampuan. Dianjurkan pula menolong dan meringankan beban pekerjaan mereka.</p>
<p><span id="more-1078"></span>Kata jahiliah dalam Alquran bukan berasal dari akar kata &#8216;jahl&#8217; yang berarti bodoh, tapi berasal dari kata &#8216;jaahil&#8217; yang bermakna bertentangan dengan Islam. Karena itu, makna jahiliah menurut Alquran bukan berarti bodoh/tidak berpengetahuan, tetapi yang dimaksud adalah tipis dan rentannya keyakinan seseorang yang dibarengi kelemahan nalar akal sehatnya serta gampang terpengaruh. Kata jahiliah disebutkan sebanyak 24 kali dalam Alquran dan dalam hadis sekitar 500 kali.</p>
<p>Dalam Alquran ada dua kelompok besar kejahiliahan:</p>
<h3>1. Jahiliah pemikiran dan keyakinan</h3>
<h5>a. Dzhonnul jahiliyah/prasangka jahiliah (QS Ali Imran [3]: 154).</h5>
<p>Adalah prasangka buruk sebagian orang munafik kepada Allah dan Rasul-Nya pada Perang Uhud sehingga mendatangkan kecemasan dan ketakutan serta keguncangan pikiran dalam menghadapi musuh esok hari yang membuat mereka tak dapat tidur malam. Di sisi lain, ada segolongan Mukmin yang mendapatkan nikmat rasa kantuk di malam sebelum peperangan karena mereka yakin akan kepastian pertolongan Allah.</p>
<h5>b.Hukmul jahiliyah/sistem jahiliah (QS al-Maidah [5]: 48-50).</h5>
<p>Adalah sikap mental dan keyakinan bahwa sistem dan aturan yang diturunkan Allah (Alquran) tidak tepat bagi kehidupannya sehingga merasa perlu untuk membuat aturan sendiri yang sesuai dengan selera-selera rendah dan akal terbatasnya.</p>
<h3>2. Jahiliah perilaku, tindakan, dan etika</h3>
<h5>a. Tabarrujul jahiliyah/berhias ala jahiliah (QS al-Ahzab [33]: 32-33).</h5>
<p>Adalah bergaya hidup dan berpenampilan dengan tren jahiliah pertama, sehingga terkesan bahwa yang mereka lakukan sesungguhnya adalah jahiliah yang kedua, ketiga, dan seterusnya.</p>
<h5>b.Hamiyyatul jahiliyah/gengsi jahiliah (QS al-Fath [48]).</h5>
<p>Adalah kebanggaan pada simbol-simbol bergengsi jahiliah ketimbang atribut-atribut ketakwaan sehingga melahirkan kesombongan dan mempertontonkan kelemahan akalnya sendiri. Wallahu a&#8217;lam bish shawab.</p>
<p><em>Pengasuh<br />
<strong>Ustaz Bachtiar Nasir</strong><br />
</em></p>
<p><em>Sumber:<br />
Rubrik “<strong><a href="http://koran.republika.co.id/koran/0/136164/Tafsir_Kata_Jahiliah">Konsultasi Agama</a></strong>”<br />
Harian Republika<br />
Rabu, 1 Juni 2011<br />
</em></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/islamkitasemua.wordpress.com/1078/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/islamkitasemua.wordpress.com/1078/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/islamkitasemua.wordpress.com/1078/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/islamkitasemua.wordpress.com/1078/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/islamkitasemua.wordpress.com/1078/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/islamkitasemua.wordpress.com/1078/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/islamkitasemua.wordpress.com/1078/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/islamkitasemua.wordpress.com/1078/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/islamkitasemua.wordpress.com/1078/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/islamkitasemua.wordpress.com/1078/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/islamkitasemua.wordpress.com/1078/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/islamkitasemua.wordpress.com/1078/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/islamkitasemua.wordpress.com/1078/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/islamkitasemua.wordpress.com/1078/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=islamkitasemua.wordpress.com&amp;blog=7483254&amp;post=1078&amp;subd=islamkitasemua&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>https://islamkitasemua.wordpress.com/2011/06/02/tafsir-kata-jahiliah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="https://secure.gravatar.com/avatar/8773818f2ce48511b77255ea1e904654?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Fariz Andri Bakhtiar</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://islamkitasemua.files.wordpress.com/2011/06/ustaz-bachtiar-nasir.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Ustaz Bachtiar Nasir</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Umar dengan Umur</title>
		<link>https://islamkitasemua.wordpress.com/2011/05/29/umar-dengan-umur/</link>
		<comments>https://islamkitasemua.wordpress.com/2011/05/29/umar-dengan-umur/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 29 May 2011 16:11:13 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Fariz Andri Bakhtiar</dc:creator>
				<category><![CDATA[Akhlaq]]></category>
		<category><![CDATA[Muhasabah]]></category>
		<category><![CDATA[Hikmah]]></category>
		<category><![CDATA[Khalifah]]></category>
		<category><![CDATA[Miskin]]></category>
		<category><![CDATA[Republika]]></category>
		<category><![CDATA[Umar Bin Khattab]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://islamkitasemua.wordpress.com/?p=1070</guid>
		<description><![CDATA[Oleh: Moeflich Hasbullah Umar bin Khattab (581-644) adalah khalifah yang telah membentangkan pengaruh Islam di sejumlah wilayah yang berada di luar Arab Saudi. Di masanya, Mesopotamia, sebagian Persia, Mesir, Palestina, Suriah, Afrika Utara, dan Armenia, jatuh ke dalam kekuasaan Islam. Kekuatan sebagai pemimpin sangat luar biasa, hadir berkat tempaan sang pemimpin agung, Muhammad Rasulullah SAW. [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=islamkitasemua.wordpress.com&amp;blog=7483254&amp;post=1070&amp;subd=islamkitasemua&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><em>Oleh: <strong>Moeflich Hasbullah</strong></em></p>
<p>Umar bin Khattab (581-644) adalah khalifah yang telah membentangkan pengaruh Islam di sejumlah wilayah yang berada di luar Arab Saudi. Di masanya, Mesopotamia, sebagian Persia, Mesir, Palestina, Suriah, Afrika Utara, dan Armenia, jatuh ke dalam kekuasaan Islam.</p>
<p>Kekuatan sebagai pemimpin sangat luar biasa, hadir berkat tempaan sang pemimpin agung, Muhammad Rasulullah SAW. Namun, di balik kesuksesannnya sebagai pemimpin negara, Umar tetaplah seorang pribadi yang sangat sederhana.</p>
<p>Suatu hari, anak laki-laki Umar bin Khattab pulang sambil menangis. Sebabnya, anak sang khalifah itu selalu diejek temantemannya karena bajunya jelek dan robek. Umar lalu menghiburnya. Berganti hari, ejekan teman-temannya itu terjadi lagi, dan sang anak pun pulang dengan menangis.</p>
<p><span id="more-1070"></span>Setelah terjadi beberapa kali, rasa ibanya sebagai ayah mulai tumbuh. Tak cukup nasihat, anak itu meminta dibelikan baju baru. Tapi, dari mana uangnya? Umar bingung, gajinya sebagai khalifah tidak cukup untuk membeli baju baru. Setelah berpikir, ia pun punya ide. Umar menyurati baitul mal (bendahara negara).</p>
<p>Isi surat itu, (kira-kira bunyinya begini): “Kepada Kepala Baitul Mal, dari Khalifah Umar. Aku bermaksud meminjam uang untuk membeli baju buat anakku yang sudah robek. Untuk pembayarannya, potong saja gajiku sebagai khalifah setiap bulan. Semoga Allah merahmati kita semua.“</p>
<p>Mendapati surat dari sang Khalifah Umar, kepala baitul mal pun memberikan surat balasan. Bunyinya, kurang lebih begini: “Wahai Amirul Mukminin, surat Anda sudah kami terima, dan kami maklum dengan isinya. Engkau mengajukan pinjaman, dan pembayarannya agar dipotong dari gaji engkau sebagai khalifah setiap bulan. Tetapi, sebelum pengajuan itu kami penuhi, tolong jawab dulu pertanyaan ini, dari mana engkau yakin bahwa besok engkau masih hidup?“ Membaca balasan surat itu, bergetarlah hati Umar. Tubuhnya seakan lemas tak bertulang. Umar tidak bisa membuktikan bahwa esok hari ia masih hidup. Ia sadar telah berbuat salah. Ia bersujud sambil beristigfar memohon ampun kepada Allah.</p>
<p>Setelah memohon ampun, ia pun memanggil anaknya. “Wahai anakku, maafkan ayahmu. Aku tak sanggup membelikan baju baru untukmu. Ketahuilah, kemuliaan seseorang bukan diukur dari bajunya, melainkan dari kemuliaan akhlaknya. Sekarang, pergilah engkau ke sekolah, dan katakan saja kepada teman-temanmu bahwa ayahmu tak punya uang untuk membeli baju baru.“</p>
<p>Alangkah luar biasanya perha tian dan kewaspadaan seorang pemimpin dan bawahan. Mereka saling memberikan nasihat dan peringatan. Kisah ini menohok kesadaran kita tentang perilaku para pemimpin sekarang di negeri ini.</p>
<p>Alih-alih mengutamakan kesederhanaan dan kemuliaan akhlak, mereka malah saling berebut kekuasaan dan memperkaya diri dengan perilaku korup. Semua itu dilakukan tanpa rasa bersalah. Bahkan, antara atasan dan bawahan saling menutupi kesalahan satu sama lain. Tak heran bila Allah menimpakan azab demi azab (bencana) untuk menyadarkan kita agar senantiasa takut kepada-Nya.</p>
<p><em>Wallahu a&#8217;lam.</em></p>
<p><em>Sumber:</em><br />
<a href="http://republika.co.id:8080/koran/25/135955/Umar_dengan_Umur"><strong><em>Rubrik “Hikmah”</em></strong><br />
<strong><em>Harian Republika</em></strong></a><br />
<em>Sabtu, 28 Mei 2011</em></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/islamkitasemua.wordpress.com/1070/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/islamkitasemua.wordpress.com/1070/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/islamkitasemua.wordpress.com/1070/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/islamkitasemua.wordpress.com/1070/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/islamkitasemua.wordpress.com/1070/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/islamkitasemua.wordpress.com/1070/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/islamkitasemua.wordpress.com/1070/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/islamkitasemua.wordpress.com/1070/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/islamkitasemua.wordpress.com/1070/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/islamkitasemua.wordpress.com/1070/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/islamkitasemua.wordpress.com/1070/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/islamkitasemua.wordpress.com/1070/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/islamkitasemua.wordpress.com/1070/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/islamkitasemua.wordpress.com/1070/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=islamkitasemua.wordpress.com&amp;blog=7483254&amp;post=1070&amp;subd=islamkitasemua&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>https://islamkitasemua.wordpress.com/2011/05/29/umar-dengan-umur/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="https://secure.gravatar.com/avatar/8773818f2ce48511b77255ea1e904654?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Fariz Andri Bakhtiar</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
